
Radar Ijen - SMA Negeri 2 (SMADA) Bondowoso menoreh sejarah baru dalam dunia pendidikan. Tahun ini SMA terfavorit tersebut mengemban tugas sebagai satu-satunya sekolah di Bondowoso yang diikutsertakan dalam penilaian revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen 2026. Bahkan pada Kamis (6/8) tim penilai dari Jerman dan China datang langsung ke SMADA untuk menilai sejauh mana sekolah mampu memberi edukasi tentang Ijen Geopark.
Kepala SMA Negeri 2 Bondowoso, Holifah Nurazizah SPd MPd merasa bangga atas kunjungan tersebut.
Dia mengungkapkan, hal ini sangat bermanfaat bagi siswa dalam mengasah kemampuannya.

"Ini kesempatan bagi anak-anak kita untuk mengasah kemampuan berbahasanya saat berkomunikasi langsung dengan orang luar negeri dan memahami warisan budaya daerah," ceritanya. Menurutnya, anak muda gen-Z yang mau mempelajari dan memahami warisan budaya bangsa adalah hal yang luar biasa.
Pemaparan kepada tim UNESCO Global Geopark sepenuhnya dilakukan langsung oleh siswa-siswi SMA Negeri 2 Bondowoso. Guru-guru pendamping tidak diperkenankan untuk membantu menjelaskan kepada tim penilai.
Lebih membanggakan lagi saat tim penilai memberi nilai excellent atas pemaparan siswa-siswi SMA Negeri 2 Bondowoso tersebut.

"artinya mereka sangat paham terkait tiga site dari Ijen Geopark itu. Dan ini menjadi lifeskill tambahan bagi anak-anak," tambahnya.




