Radar Jember - Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Jember telah mencatatkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VIII, dua tahun lalu, dengan mengantongi satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Raihan tersebut mengukuhkan posisi shorinji kempo sebagai salah satu dari 13 cabor unggulan di Jember.
Pelatih tim kempo Jember, Solider Rintang Perdana, menyampaikan, pihaknya belum puas dengan capaian pada edisi sebelumnya dan memasang target lebih tinggi pada Porprov Jatim IX yang akan berlangsung di Malang Raya, pekan depan.
“Kami akan mulai tanding mulai tanggal 25 Juni mendatang, targetnya minimal 1 emas, 2 perak, 2 perunggu,” ujarnya di sela-sela latihan, Minggu (15/6/2025).
Target tersebut bukan omong kosong belaka.
Sebab, Perkemi Jember telah menggembleng para atletnya sejak awal tahun lalu.
Selama 6 bulan terakhir, ke-11 atlet Kempo Jember telah menjalani latihan intensif dengan 5 pertemuan tiap minggu.
“Edisi sebelumnya kami menurunkan 11 atlet, sama seperti tahun ini. Namun, sekarang lebih berpengalaman, ada 7 yang sudah merasakan atmosfer Porprov. Selain itu, kami sudah latihan intens sejak awal tahun,” ujarnya.
Saat ini, kata dia, waktu efektif latihan setidaknya tersisa seminggu sebelum keberangkatan mereka menuju Kota Malang.
Solider menuturkan, saat ini mereka hanya perlu fokus untuk kebugaran dan peningkatan chemistry antaratlet.
“Tidak ada lagi belajar teknik baru atau gerakan baru,” paparnya.
Latihan teknik, kata dia, sekadar mengingat gerakan yang telah dipelajari saja.
“Untuk yang beregu agar mereka makin kompak gerakannya,” jelas pria yang juga menjabat Komisi Pendidikan dan Penataran di Perkemi Jember itu.
Lebih lanjut, Solider menyampaikan, calon lawan yang berpotensi menjegal langkah atlet Jember untuk mencapai target tersebut adalah Kota Surabaya dan Malang.
Menurutnya, berdasarkan kompetisi sebelumnya, dua kota tersebut memiliki kekuatan yang paling mengancam.
“Terlebih Malang sebagai tuan rumah, pasti kali ini mereka persiapannya lebih jor-joran,” tandasnya.
Kendati dirasa cukup berat, Solider mengaku optimistis mampu mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.
Kata dia, para atlet hanya perlu meningkatkan kepercayaan diri dalam bertanding.
“Harus pede, jangan sampai demam panggung. Kalau nanti bisa tampil maksimal, saya rasa target segitu bisa tercapai,” tutupnya. (yul/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh