radar jember - Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi ajang yang bersejarah dalam dunia sepak bola karena untuk pertama kalinya jumlah peserta bertambah dari 32 menjadi 48 tim.
Turnamen ini akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadikannya sebagai Piala Dunia pertama yang diadakan bersama oleh tiga negara.
Perubahan ini tidak hanya meningkatkan jumlah pertandingan yang akan digelar tetapi juga memberikan lebih banyak kesempatan bagi tim-tim nasional dari berbagai konfederasi untuk berpartisipasi di ajang sepak bola terbesar dunia.
Dengan format baru ini, FIFA membagi kuota kualifikasi dengan rincian sebagai berikut:
UEFA (Eropa) mendapatkan 16 slot, CAF (Afrika) memperoleh 9 slot, AFC (Asia) memiliki 8 slot, CONMEBOL (Amerika Selatan) mendapatkan 6 slot, CONCACAF (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia) memiliki 6 slot (termasuk tiga slot otomatis untuk tuan rumah), serta OFC (Oseania) diberikan 1 slot.
Selain itu, dua slot tambahan akan ditentukan melalui turnamen play-off antar-konfederasi yang melibatkan enam tim dari berbagai zona.
Setiap konfederasi menerapkan sistem kualifikasi yang berbeda sesuai dengan jumlah slot yang mereka dapatkan.
Di zona Asia (AFC), proses kualifikasi terdiri dari lima babak, dengan dua babak awal yang juga berfungsi sebagai kualifikasi Piala Asia AFC 2027.
Sebanyak 8 tim terbaik akan lolos langsung ke Piala Dunia, sedangkan 1 tim lainnya harus melalui play-off antar-konfederasi.
Di Afrika (CAF), sistem kualifikasi terdiri dari grup-grup, di mana juara grup akan langsung lolos ke putaran final Piala Dunia.
Zona Amerika Selatan (CONMEBOL) tetap menggunakan format liga dengan sistem home & away, di mana 10 tim nasional bersaing memperebutkan enam tiket otomatis ke Piala Dunia, sementara tim peringkat ketujuh akan mengikuti play-off antar-konfederasi.
Amerika Utara (CONCACAF) memiliki tiga slot otomatis untuk tuan rumah (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko), sementara tiga slot lainnya akan diperebutkan melalui babak kualifikasi yang melibatkan beberapa putaran.
Zona Oseania (OFC) mendapatkan satu slot langsung untuk pertama kalinya, yang berarti tim seperti Selandia Baru memiliki peluang besar untuk lolos tanpa harus melalui jalur play-off seperti edisi sebelumnya.
Sedangkan di Eropa (UEFA), kualifikasi dibagi menjadi 12 grup, dengan juara grup otomatis lolos, sementara runner-up grup dan beberapa tim dari UEFA Nations League yang belum lolos akan bertanding dalam babak play-off untuk memperebutkan sisa tiket ke Piala Dunia.
Di Indonesia, perjuangan Timnas Garuda dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi perhatian besar bagi para pecinta sepak bola tanah air.
Setelah berhasil lolos dari putaran kedua, Indonesia kini berjuang di putaran ketiga dalam Grup C bersama tim-tim kuat seperti Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan Tiongkok.
Perjalanan kualifikasi ini berlangsung dari September 2024 hingga Juni 2025, dengan pertandingan yang sangat krusial bagi peluang Indonesia untuk lolos ke putaran final.
Salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan kualifikasi Timnas Indonesia adalah kemenangan 2-0 atas Arab Saudi pada matchday keenam, yang menjadi modal berharga dalam persaingan ketat menuju Piala Dunia.
Dengan peningkatan jumlah slot yang diberikan kepada Asia, Indonesia memiliki peluang yang lebih besar dibandingkan edisi sebelumnya. Format baru Piala Dunia 2026 membawa harapan bagi banyak negara yang sebelumnya kesulitan menembus putaran final turnamen ini.
Dengan bertambahnya jumlah peserta, negara-negara yang kurang diunggulkan kini memiliki peluang lebih besar untuk menunjukkan kualitas mereka di panggung dunia.
Namun, tantangan besar tetap ada, terutama menghadapi tim-tim kuat dari berbagai konfederasi yang sudah berpengalaman di ajang ini.
Bagi Indonesia, kunci utama untuk meraih tiket ke Piala Dunia adalah menjaga konsistensi performa, memperkuat strategi permainan, dan memastikan para pemain dalam kondisi terbaik di setiap pertandingan.
Dengan format baru ini, Piala Dunia 2026 diharapkan menjadi turnamen yang lebih inklusif dan kompetitif, memberikan kesempatan bagi lebih banyak negara untuk bersinar di kancah sepak bola dunia.
Pertandingan-pertandingan kualifikasi yang masih berlangsung akan menjadi penentu siapa saja yang akan tampil di putaran final.
Para penggemar sepak bola di seluruh dunia tentu menantikan kejutan dan cerita baru dari tim-tim yang berhasil melangkah ke Piala Dunia FIFA 2026.
Editor : M. Ainul Budi