SUMBERSARI, Radar Jember - Kejuaraan tinju amatir berlangsung sejak Jumat (14/6) hingga Sabtu (15/6) di halaman Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres jember. Gelaran itu berakhir dengan pertarungan sengit dalam perebutan sabuk kemenangan.
Event untuk menyambut Hari Bhayangkara ke-78 tahun yang bertajuk Tinju Narkoba Raih Prestasi itu merupakan kejuaraan yang sudah lama tak digelar. Total peserta sebanyak 96 petinju dari enam kabupaten dan kota.
Perebutan juara dari masing-masing kelas cukup sengit. Tercatat 27 kelas yang dipertandingkan dalam laga final kejuaraan tinju amatir itu. Berlangsung sejak siang hari hingga pukul 23.00, Sabtu (15/6).
Dalam perubahannya kontingen tuan rumah berhasil menjadi juara umum pada kejuaraan tinju amatir itu. Di antaranya juara harapan diraih oleh M. Dzaki, atlet asal Jember yang berhasil mengalahkan A. Fakri di kelas 50 kilogram putra. Sementara, sabuk Kapolres Cup jatuh kepada Alexander yang diasuh oleh Marcellino asal Balawara BC kelas 57 kilogram setelah mengalahkan Bima Eka M. dari Kota Probolinggo.
Ketua Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Jember Ahmad Fatoni mengatakan, kejuaraan tinju ini salah satunya sebagai wadah atlet tinju di Jember. Selain untuk mengukur kemampuannya, juga sebagai ajang unjuk skill. Sehingga bisa membangun kembali eksistensi olahraga tinju di Jember.
Kejuaraan itu juga untuk menjaring atlet-atlet muda, agar olahraga tinju terus beregenerasi. “Ini juga ajang pembuktian atlet tinju untuk dapat menorehkan prestasi,” jelasnya.
Terpisah, Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejuaraan itu bertujuan membangkitkan olahraga tinju. Serta menjauhkan generasi muda dari bahaya narkoba. Selain itu, mengarahkan mereka kepada kegiatan yang positif.
Selain itu, Bayu mengajak kepada seluruh atlet untuk terus meningkatkan prestasinya, hingga mampu menjadi atlet profesional di kancah internasional. “Yang belum mendapatkan piala, kejuaraan yang selanjutnya harus mampu menunjukan performa yang lebih baik daripada saat ini,” ucapnya dalam penutupan. (dhi/c2/nur)
Editor : Radar Digital