BACA JUGA : Tanda-Tanda Persiapan Belum Terlihat
Di kuarter pertama, kedua tim masih saling kejar poin. Permainan defence SMPK Marfat pun masih membuat Spada Jember kesulitan mencetak poin. Namun, di kuarter-kuarter selanjutnya, permainan konsisten menyerang Spada akhirnya membuahkan hasil. Terus memperlebar jarak poin sampai di angka 37.
Mental bertanding Spada Jember pun cukup konsisten di empat kuarter untuk keluar terus menyerang. Ahmad Haris Amirullah, head coach Spada Jember, menjelaskan, hasil laga itu jadi bukti kerja keras anak asuhnya. Terlebih hasil latihan rutin itu membuahkan hasil apik. “Ini jadi bukti, jerih payah kami berlatih tidak sia-sia,” ungkapnya seusai pertandingan.
Dirinya juga mengakui, meski hasil akhir berpihak kepada timnya, namun evaluasi tetap ditekankan kepada pemainnya. “Salah satunya banyak pemain penyerang yang melakukan turnover. Hal itu bisa jadi peluang bagi tim lawan,” imbuhnya.
Di sisi lain, Immanuel, pelatih SMPK Marfat, mengakui skuadnya belum cukup dalam urusan jam terbang. Dia juga menyebut, permainan anak asuhnya belum bisa mengimbangi Spada Jember.
Meski begitu, apresiasi tinggi dia berikan kepada pemainnya. “Mereka sudah memberikan hasil maksimal dan berjuang keras. Itu yang wajib kami apresiasi. Kekurangan tim dan evaluasi akan kami benahi ke depan,” tutupnya. (faq/c2/bud) Editor : Safitri