BACA JUGA : Hindari Macet! Simak Rekayasa Pengalihan Arus Lalu Lintas TAJEMTRA 2022
Pelatih Persid, Slamet Sampurno, menjelaskan, dirinya cukup kaget dengan keputusan dari Asprov PSSI Jatim itu. Sebab, klub yang dijuluki Macan Raung itu sudah banyak melakukan persiapan di tahun 2022. “Semangat pemain sangat terlihat, tapi sayangnya Liga 3 tidak digulirkan,” ungkapnya.
Sebelum Persid diliburkan berlatih, para pemain rutin latihan setiap hari. Hal itu sebagai bentuk upaya untuk bisa unggul di putaran pertama Liga 3 2022. Namun, kesempatan itu terpatahkan dengan adanya keputusan dari Asprov PSSI Jatim. “Semua persiapan kami bisa dibilang sia-sia,” sesalnya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Selain rutin berlatih, Persid sudah banyak melakoni sesi uji coba dengan beberapa klub. Mulai dari tim lokal Jember hingga beberapa klub yang juga terdaftar di Liga 3. Hal itu sebagai strategi pelatih untuk bisa memantau perkembangan anak didiknya. “Hingga saat ini, kami masih diliburkan. Baik pelatih maupun pemain. Belum ada info lanjutan dari pihak manajemen,” pungkasnya.
Perlu diketahui, Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh menjelaskan, batalnya gelaran kompetisi amatir tingkat regional Jatim itu karena penyesuaian peraturan polisi (perpol). Menurut Riyadh, dalam segi infrastruktur, banyak stadion klub Liga 3 yang tidak memenuhi standar. “Semua Exco sepakat tidak melanjutkan rencana menggelar kompetisi Liga 3 PSSI Jatim, karena kami taat dengan peraturan polisi dan menghindari sesuatu yang tidak diinginkan,” ungkapnya, dikutip dari laman resmi PSSI Jatim. (faq/c2/dwi) Editor : Safitri