Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muncul Dugaan Pemalsuan Ttd P-APBDes di Jember! BPD Karangsono Diperiksa

M Adhi Surya
Penulis: M Adhi Surya❯
MENJELASKAN: Hendrik Siswanto, salah satu anggota BPD Karangsono saat diwawancarai pasca pemeriksaan di Polres Jember Selasa, (19/5) sore.(M. ADHI SURYA/RADAR JEMBER)
MENJELASKAN: Hendrik Siswanto, salah satu anggota BPD Karangsono saat diwawancarai pasca pemeriksaan di Polres Jember Selasa, (19/5) sore.(M. ADHI SURYA/RADAR JEMBER)

Advertisement

 

KEPATIHAN, Radar Jember – Palsu memalsukan dokumen rupanya tak hanya laris di film kriminal atau drama perebutan warisan. Di desa pun, tanda tangan bisa mendadak hadir sendiri. Pemalsuan itu bukan tentang daftar hadir.

Justru pada dokumen yang dianggap vital oleh pemerintah desa, yaitu Perubahan Anggaran dan Belanja Desa (P-APBDes).

Advertisement

Dugaan pemalsuan tanda tangan P-APBDes di Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Jember, tengah didalami aparat kepolisian.

 Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Jember kembali memanggil sejumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karangsono, Selasa (19/5). Hal itu dilakukan guna dimintai klarifikasi terkait dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen anggaran desa tahun 2025.

Advertisement

Hendrik Siswanto, salah satu anggota BPD Karangsono, tampak keluar dari ruang pemeriksaan setelah menjalani klarifikasi selama beberapa jam.

 Kepada wartawan, dia mengaku telah menyampaikan seluruh informasi yang diketahuinya kepada penyidik tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Menurut Hendrik, dirinya hanya menjawab pertanyaan penyidik sesuai fakta yang diketahuinya.

“Saya jawab apa yang ditanyakan oleh penyidik. Dan saya jawab apa adanya, tidak saya tambahi tidak saya kurangi,” ujarnya.

Kasus yang tengah ditangani polisi itu berkaitan dengan dugaan pencatutan tanda tangan dalam dokumen P-APBDes Karangsono tahun 2025. Meski demikian, ia enggan membeberkan lebih jauh materi yang ditanyakan penyidik karena merasa hal tersebut menjadi kewenangan kepolisian.

Advertisement
Editor : M. Ainul Budi

Artikel Terkait

Wadul Guse dan Homecare Antarkan Jember sebagai Daerah dengan Pelayanan Publik Paling Inovatif

Wadul Guse dan Homecare Antarkan Jember sebagai Daerah dengan Pelayanan Publik Paling Inovatif

Lewat Homecare, urusan fasilitas kesehatan dasar tak lagi menuntut warga berbondong-bondong ke rumah sakit. Sementara melalui Wadul Gus’e, sekat birokrasi kaku diubah total.

Masuki Musim Hujan, DPRD Sorot Kesiapan Teknologi Peringatan Dini BPBD Jember

Masuki Musim Hujan, DPRD Sorot Kesiapan Teknologi Peringatan Dini BPBD Jember

Urgensi optimalisasi sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) juga disorot. Teknologi mitigasi yang telah ada dinilai harus dikontrol kembali keandalan dan fungsinya agar tidak sekadar menjadi pajangan.

Resmi Kantongi Status Jelas, Ribuan PPPK Jember Dituntut Kerja Lebih Profesional

Resmi Kantongi Status Jelas, Ribuan PPPK Jember Dituntut Kerja Lebih Profesional

Dengan tuntasnya status kepegawaian ini, Pemkab Jember menuntut peningkatan kualitas kerja dari para pegawai yang bersangkutan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer