BACA JUGA : Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Jember Dituntut 19 Tahun, Denda Rp 1 Miliar
Pelatih UKM Voli Unmuh Jember, Fatraul Ali Sodikin, menjelaskan, para anak didiknya berhasil meraih runner-up untuk tim putri dan tim putra finis di urutan keempat. Menurutnya, capaian tersebut sudah cukup maksimal. Sebab, UKM Voli Unmuh Jember itu baru pertama kali mengikuti kejuaraan Komnas Bola Voli. "Menduduki peringkat kedua, kami cukup bangga," ujarnya.
Atletnya melakukan pemusatan latihan sebulan sebelum bertandang ke Yogyakarta. Sebab, event tersebut menjadi acuan perkembangan olahraga voli di kampus Unmuh Jember. Irul melanjutkan, latihan dilaksanakan seminggu tiga kali dengan materi mulai dari pemantapan passing hingga variasi pertahanan dan serangan. "Variasi defense dan offense itu sebagai nilai tambah saja. Kami perkuat teknik dasar, agar minim kesalahan," ungkapnya.
Selain itu, tim bola voli Unmuh Jember juga melakukan laga uji coba dengan klub lokal untuk menganalisis kekuatan timnya. Menurutnya, selain mengasah teknik, membangun kemistri antarpemain juga perlu diperhatikan. "Meski skill oke, tapi ikatan antarpemain rendah, yang ada malah saling arogan," paparnya.
Di sisi lain, Sekretaris Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jember Bambang Cipto Wibowo menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan monitoring terhadap klub voli di Jember. Sebab, dirinya berharap persiapan PBVSI Jember dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2023 bisa optimal. "Kami harus mulai membidik atlet sejak dini," ujarnya.
Bambang juga sangat mendukung terhadap klub voli di Jember yang aktif mengikuti berbagai event kejuaraan. Hal itu dapat mempermudah pihak PBVSI Jember untuk menganalisis atlet yang bisa ikut seleksi Porprov. (faq/c2/dwi) Editor : Safitri