BACA JUGA : Warga Asal Wuluhan Ditemukan Meninggal Sehari setelah Terseret Arus
Aser Naa, pemain sayap kanan Persid asal Papua itu sudah tidak lagi tinggal di mes Persid. Dia kembali ke Malang, sebagai lokasi kuliah di Widyagama Malang. "Saya sudah di Malang sejak Kamis, 20 Oktober lalu," ujarnya.
Mantan pemain Arema Malang Junior itu menjelaskan, Persid memakai model latihan daring karena belum ada kejelasan waktu kompetisi Liga 3. Itu membuat Aser Naa, bisa kembali kuliah secara tatap muka. "Kalau dulu waktu di Jember, saya kuliahnya online. Sekarang kuliahnya sudah tatap muka," ungkapnya.
Sesuai arahan pelatih Persid Slamet Sampurno, Aser rutin mengirim video latihan setiap hari. Sebelum jam kuliah berlangsung, dia menyempatkan diri untuk latihan fisik selama satu jam hingga lebih. Hal itu agar kondisi fisik dan staminanya tidak berkurang. "Saya tidak kaget, dulu waktu awal-awal pandemi juga biasa latihan daring," terang Aser yang menjalani kuliah semester lima jurusan informatika.
Sebelumnya, Pelatih Persid Slamet Sampurno telah memberikan program latihan jarak jauh untuk anak asuhnya sampai skuad Macan Raung kembali berlatih bersama. Latihan via daring tersebut masih belum diketahui kapan berakhirnya. Walau latihan jarak jauh tersebut, tim pelatih, termasuk Slamet, terus memantau perkembangan pemain. Khususnya kondisi kebugaran. Sehingga, setiap pemain wajib mengirim video berlatih. "Hal itu bertujuan agar pemain tetap menjaga kebugaran sebelum kembali berkumpul bersama," terangnya.
Slamet melanjutkan, hingga kini seluruh pemain rutin mengirimkan video. “Jadi, tidak ada yang absen selama latihan daring ini. Ada yang latihan di rumah, ada juga yang di lapangan," ujarnya. Saat dikonfirmasi kapan pemain dapat berkumpul kembali, Slamet mengaku menunggu keputusan dari pihak manajemen. (mg/c2/dwi) Editor : Safitri