BACA JUGA : Tips Jitu, BBM Bisa Irit
Sebagai cabor yang baru, Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Jember begitu antusias ikut Popda. Adanya seleksi tersebut juga sebagai ajang pengenalan petanque dan pencarian bibit atlet potensial. “Seleksi ini sekaligus mencari bibit atlet. Oleh karena itu, mereka yang tidak lolos kami berikan pengarahan dan motivasi,” terang Riki Suhermanto selaku Ketua FOPI Jember.
Dia menjelaskan, seleksi difokuskan untuk teknik sebagai penilaian utama. Total 30 peserta yang ikut seleksi. Semuanya terdiri atas berbagai lembaga SMP dan SMA.
Riki melanjutkan, berdasarkan keputusan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember, cabor petanque mendapatkan kuota tujuh nomor pertandingan. Sejatinya, olahraga petanque memiliki 11 nomor pertandingan. “Porprov (Pekan Olahraga Provinsi, Red) Jatim 2022 kemarin kami mengikuti full nomor pertandingan,” jelasnya.
Setelah proses seleksi, FOPI Jember telah memiliki enam atlet yang akan dipersiapkan pada kejuaraan Popda. Di antaranya, untuk atlet putra ada Ahmad Havili, A Rafli, dan Ferdiansyah. Sedangkan untuk putri ada Tabris, Nurul Azidah, dan Andini.
Riki melanjutkan, setelah proses seleksi, Kamis besok akan melakoni pemusatan latihan, yaitu untuk tahap pendalaman teknik dan penguatan fisik. Sebab, faktor utama dalam olahraga petanque berfokus pada teknik dan akurasi sasaran. “Ketajaman feeling adalah kunci,” ucapnya.
Pelatih FOPI Jember, Sutikno, menambahkan, dirinya sangat menyayangkan kejuaraan Popda tahun ini. Sebab, kuota nomor pertandingan cabor petanque dibatasi. Padahal, dirinya ingin melanjutkan regenerasi bagi pemula untuk bisa bertanding pada kejuaraan. “Antusiasme mereka (peserta seleksi, Red) sangat tinggi. Cuma terkendala dari kuota yang sedikit,” bebernya. (mg5/c2/dwi) Editor : Safitri