Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan bahwa biaya yang telah dikeluarkan oleh pemkab untuk perbaikan sangatlah tinggi. Seperti venue Stadion Jember Sport Garden (JSG), Stadion Notohadinegoro, GOR PKPSP, GOR Argopuro, hingga kolam renang Kebonagung. Akan sangat rentan mengalami kerusakan, baik dipakai maupun tidak dipakai.
BACA JUGA: Nasib Venue di Jember Pasca Porprov, Bangunannya Megah Perawatannya Lemah
Sebagai fasilitas olahraga yang telah diberikan, sudah sepatutnya dipergunakan sesuai fungsinya. Menurutnya, biaya yang tidak sedikit juga dibutuhkan untuk keperluan perawatan venue. “Akan bermasalah jika tidak ada kegiatan apa pun yang dilangsungkan di sana, karena biayanya besar,” terang Bupati Hendy di Pendapa Wahyawibawagraha, beberapa waktu lalu.
Dia menginstruksikan kepada KONI juga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember agar tetap menghidupkan venue yang ada. Kegiatan-kegiatan bisa dipusatkan di sana. Misalnya saja membuat kompetisi atau mengagendakan latihan rutin. “Kompetisi sepak bola atau atletik bisa digelar di Stadion JSG,” tambahnya.
Seluruh kegiatan olahraga, baik nasional maupun internasional, kata dia, bisa diselenggarakan di Jember. Peran KONI dan Dispora sebagai pihak yang mengoordinasi adanya aktivitas di setiap venue. Siapa saja yang berpotensi untuk bisa diundang dari luar, tambah dia, bisa dilakukan. Komunitas yang ada di Jember juga bisa ditarik untuk melakukan aktivitasnya di sana.
Hal lain seperti tiap kecamatan menggelar kompetisi di venue milik Pemkab juga bisa ditarik. Hal itu agar seluruh masyarakat Jember merasakan berkegiatan di venue kebanggaan Jember. Dia mengatakan bahwa seluruh pihak yang melakukan kegiatannya di venue olahraga akan ditarik biaya tersendiri.
Penggunaan tempat oleh klub, komunitas, atau pihak lainnya dikenai biaya masuk atau tiket penyelenggaraan. Hali ini, sebut Bupati Hendy, semata-mata akan kembali pada venue yang dipakai. Pemasukan itu nanti akan dipergunakan untuk operasional perawatan venue. “Butuh perawatan tinggi, khususnya di Stadion JSG,” ujarnya. (*)
Reporter: Mega Silvia
Foto : Dokumen Radar Jember
Editor : Nur Hariri Editor : Maulana Ijal