Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Soal Perawatan Venue Pasca Porprov, Ini Kata Bupati Hendy

Maulana Ijal • Senin, 18 Juli 2022 | 21:52 WIB
RAWAT FASILITAS: Stadion Notohadinegoro, venue cabor sepak bola Porprov 2022. Bupati Jember Hendy Siswanto meminta agar venue dimanfaatkan dengan baik.
RAWAT FASILITAS: Stadion Notohadinegoro, venue cabor sepak bola Porprov 2022. Bupati Jember Hendy Siswanto meminta agar venue dimanfaatkan dengan baik.
JEMBER, RADARJEMBER.ID- Renovasi venue untuk Porprov Jatim VII telah menggelontorkan dana miliaran rupiah. Begitu pun dengan anggaran yang dibutuhkan untuk perawatannya. Akan sangat disayangkan apabila tidak ada keberlanjutan penggunaan semua venue semaksimal mungkin.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan bahwa biaya yang telah dikeluarkan oleh pemkab untuk perbaikan sangatlah tinggi. Seperti venue Stadion Jember Sport Garden (JSG), Stadion Notohadinegoro, GOR PKPSP, GOR Argopuro, hingga kolam renang Kebonagung. Akan sangat rentan mengalami kerusakan, baik dipakai maupun tidak dipakai.

BACA JUGA: Nasib Venue di Jember Pasca Porprov, Bangunannya Megah Perawatannya Lemah

Sebagai fasilitas olahraga yang telah diberikan, sudah sepatutnya dipergunakan sesuai fungsinya. Menurutnya, biaya yang tidak sedikit juga dibutuhkan untuk keperluan perawatan venue. “Akan bermasalah jika tidak ada kegiatan apa pun yang dilangsungkan di sana, karena biayanya besar,” terang Bupati Hendy di Pendapa Wahyawibawagraha, beberapa waktu lalu.

Dia menginstruksikan kepada KONI juga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember agar tetap menghidupkan venue yang ada. Kegiatan-kegiatan bisa dipusatkan di sana. Misalnya saja membuat kompetisi atau mengagendakan latihan rutin. “Kompetisi sepak bola atau atletik bisa digelar di Stadion JSG,” tambahnya.

Seluruh kegiatan olahraga, baik nasional maupun internasional, kata dia, bisa diselenggarakan di Jember. Peran KONI dan Dispora sebagai pihak yang mengoordinasi adanya aktivitas di setiap venue. Siapa saja yang berpotensi untuk bisa diundang dari luar, tambah dia, bisa dilakukan. Komunitas yang ada di Jember juga bisa ditarik untuk melakukan aktivitasnya di sana.

Hal lain seperti tiap kecamatan menggelar kompetisi di venue milik Pemkab juga bisa ditarik. Hal itu agar seluruh masyarakat Jember merasakan berkegiatan di venue kebanggaan Jember. Dia mengatakan bahwa seluruh pihak yang melakukan kegiatannya di venue olahraga akan ditarik biaya tersendiri.

Penggunaan tempat oleh klub, komunitas, atau pihak lainnya dikenai biaya masuk atau tiket penyelenggaraan. Hali ini, sebut Bupati Hendy, semata-mata akan kembali pada venue yang dipakai. Pemasukan itu nanti akan dipergunakan untuk operasional perawatan venue. “Butuh perawatan tinggi, khususnya di Stadion JSG,” ujarnya. (*)

Reporter: Mega Silvia

Foto      : Dokumen Radar Jember

Editor   : Nur Hariri Editor : Maulana Ijal
#Jember #Venue Porprov