Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Raih Emas di SEA Games, Perbasi Langsung Fokus FIBA Asia Cup

Safitri • Senin, 23 Mei 2022 | 22:37 WIB
Caption Foto : Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih dan Sekjen PP Perbasi Nirmala Dewi berfoto bersama sejumlah pemain naturalisasi yang memperkuat tim basket pada ajang SEA Games Vietnam 2021 di Thanh Try Gymnasium, Hanoi, Minggu (22/5/22).
Caption Foto : Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih dan Sekjen PP Perbasi Nirmala Dewi berfoto bersama sejumlah pemain naturalisasi yang memperkuat tim basket pada ajang SEA Games Vietnam 2021 di Thanh Try Gymnasium, Hanoi, Minggu (22/5/22).
Hanoi, Vietnam, RADARJEMBER.ID – Raihan emas tim basket Indonesia di final melawan Filipina pada SEA Games Vietnam 2021, membuat tak Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) bersantai-santai. Perbasi langsung fokus menyiapkan tim nasional mengikuti Kejuaraan Bola Basket Asia (FIBA Asia Cup)

BACA JUGA : Pahami Segitiga Epidemiologi agar Jauh dari Penyakit

Menurut Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Perbasi Nirmala Dewi, Indonesia merupakan tuan rumah kompetisi bergengsi bola basket di Asia pada 12-24 Juli 2022, membidik delapan besar basket putra Asia sehingga mendapatkan tiket Kejuaraan Dunia Bola Basket (FIBA World Cup) 2023.

Ajang FIBA Asia Cup dijadikan PP Perbasi sebagai target utama tahun ini, sementara SEA Games sebagai target antara untuk uji coba. "Dan terbukti, kami di sini dapat emas," katanya di Hanoi.
Tim basket putra Indonesia mencetak sejarah dengan menjuarai SEA Games Vietnam 2021 setelah memetik enam kali menang dari total tujuh peserta dalam sistem setengah kompetisi.

Pada laga penentuan, Indonesia menghadapi Filipina yang sama-sama berbekal lima kemenangan di Thanh Try Gymnasium, Hanoi, Minggu, berhasil dimenangkan dengan 85-81.

Filipina yang menjadi juara bola basket sejak 1989 sampai 2019 serta hanya melepas gelar kepada Malaysia pada 1979 dan 1989, akhirnya harus mengakui keunggulan Indonesia sebagai juara baru bola basket Asia Tenggara.

Tim yang diperkuat tiga pemain naturalisasi, Diagne Dame, Terrell Bolden Marques, Jawato Brandon ini tampil digdaya dalam empat babak pertandingan.

Nirmala mengatakan, timnas ini dibangun PP Perbasi sejak Indonesia diputuskan menjadi tuan rumah FIBA World Cup 2023 sekitar dua tahun lalu.

Perbasi menyadari untuk mendapatkan tiket kompetisi elite bola basket tersebut tak mudah sehingga bidikan beralih ke FIBA Asia Cup.

"Walau demikian, kami tak berani bidik emas (FIBA Asia Cup) karena di sana ada China dan negara-negara kuat lain di basket. Tapi untuk delapan besar, bisa dikatakan cukup realistis," katanya.

Setelah membulatkan tekad mencapai target tersebut, PP Perbasi mulai merekrut sejumlah pemain naturalisasi dan mengoptimalkan potensi pebasket Indonesia yang berkiprah di luar negeri seperti Derrick dan Jawato. "Bukan hanya di tim putra, di tim putri juga. Mereka yang sekolah di luar negeri, untuk SEA Games dipanggil semua," katanya. (*)

Editor : Yerry Arintoko Aji

Foto : Dolly Rosana

Sumber Berita : Antara Editor : Safitri
#SEA Games