alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Pahami Segitiga Epidemiologi agar Jauh dari Penyakit

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Penyakit bisa menyerang siapa pun. Oleh karena itu, daya tahan tubuh hingga pola hidup sehat harus terus dijaga. Terlebih pada masa peralihan musim hujan ke musim kemarau ini. Hawa yang akhir-akhir ini terasa panas menyengat bisa mengakibatkan dehidrasi hingga tekanan darah menurun. Sebab, kekurangan cairan.

BACA JUGA: Unmuh Jember Kembali Lahirkan Lulusan Perawat Terbaik

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember (Unej), Irma Prasetyowati, mengatakan, dalam epidemiologi terdapat teori segitiga epidemiologi. Tiga teori ini nanti yang harus melengkapi untuk menjaga daya tahan tubuh. “Tiga teori ini yang terkenal, ya meskipun ada istilah lain di luar teori ini,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember saat gedung Unej Medical Center (UMC) Unej, akhir pekan kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tiga teori tersebut di antaranya host atau manusia, agent atau penyebab, dan yang ketiga environment atau lingkungan. Ketiga teori ini saling berkaitan berkenaan dengan kesehatan dan daya tahan tubuh manusia. “Jika tiga teori ini dapat berkolaborasi dengan baik dan seimbang, maka kecil kemungkinan tubuh terserang penyakit,” ucap Irma yang juga Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Jember.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Penyakit bisa menyerang siapa pun. Oleh karena itu, daya tahan tubuh hingga pola hidup sehat harus terus dijaga. Terlebih pada masa peralihan musim hujan ke musim kemarau ini. Hawa yang akhir-akhir ini terasa panas menyengat bisa mengakibatkan dehidrasi hingga tekanan darah menurun. Sebab, kekurangan cairan.

BACA JUGA: Unmuh Jember Kembali Lahirkan Lulusan Perawat Terbaik

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember (Unej), Irma Prasetyowati, mengatakan, dalam epidemiologi terdapat teori segitiga epidemiologi. Tiga teori ini nanti yang harus melengkapi untuk menjaga daya tahan tubuh. “Tiga teori ini yang terkenal, ya meskipun ada istilah lain di luar teori ini,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember saat gedung Unej Medical Center (UMC) Unej, akhir pekan kemarin.

Tiga teori tersebut di antaranya host atau manusia, agent atau penyebab, dan yang ketiga environment atau lingkungan. Ketiga teori ini saling berkaitan berkenaan dengan kesehatan dan daya tahan tubuh manusia. “Jika tiga teori ini dapat berkolaborasi dengan baik dan seimbang, maka kecil kemungkinan tubuh terserang penyakit,” ucap Irma yang juga Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Jember.

SUMBERSARI, Radar Jember – Penyakit bisa menyerang siapa pun. Oleh karena itu, daya tahan tubuh hingga pola hidup sehat harus terus dijaga. Terlebih pada masa peralihan musim hujan ke musim kemarau ini. Hawa yang akhir-akhir ini terasa panas menyengat bisa mengakibatkan dehidrasi hingga tekanan darah menurun. Sebab, kekurangan cairan.

BACA JUGA: Unmuh Jember Kembali Lahirkan Lulusan Perawat Terbaik

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember (Unej), Irma Prasetyowati, mengatakan, dalam epidemiologi terdapat teori segitiga epidemiologi. Tiga teori ini nanti yang harus melengkapi untuk menjaga daya tahan tubuh. “Tiga teori ini yang terkenal, ya meskipun ada istilah lain di luar teori ini,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember saat gedung Unej Medical Center (UMC) Unej, akhir pekan kemarin.

Tiga teori tersebut di antaranya host atau manusia, agent atau penyebab, dan yang ketiga environment atau lingkungan. Ketiga teori ini saling berkaitan berkenaan dengan kesehatan dan daya tahan tubuh manusia. “Jika tiga teori ini dapat berkolaborasi dengan baik dan seimbang, maka kecil kemungkinan tubuh terserang penyakit,” ucap Irma yang juga Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/