Radar Jember - Suasana khidmat menyelimuti Masjid Sunan Ampel saat keluarga besar UIN KHAS Jember menggelar acara pelepasan calon jamaah haji, Rabu (6/5).
Sejumlah pimpinan kampus, dosen, pegawai, serta para jamaah tampak hadir mengikuti kegiatan tersebut.
Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan jamaah, dilanjutkan sambutan rektor.
Setelah itu, agenda berlanjut pada prosesi temu pamit, doa bersama, hingga pembacaan talbiyah sebagai penanda keberangkatan para jamaah menuju Tanah Suci.
Mewakili calon jamaah haji, Kiai Haris menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari pihak kampus.
Dosen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora itu juga memohon doa agar perjalanan ibadah berjalan lancar.
Baca Juga: Tanpa BBM Sehari, UIN KHAS Jember Uji Gaya Hidup Hemat Energi
“Dari lubuk hati yang paling dalam, kami memohon maaf apabila selama ini terdapat kesalahan. Kami juga memohon keikhlasan jika masih ada tanggungan yang belum terselesaikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa.
Selain membutuhkan kesiapan mental dan spiritual, kondisi fisik juga harus benar-benar dijaga sejak keberangkatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.
Menurutnya, perjalanan panjang tersebut menuntut kesabaran dan kekuatan.
Karena itu, doa dari keluarga besar kampus dinilai menjadi bekal penting bagi para jamaah selama berada di Tanah Suci.
Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember, Prof Hepni, mengaku bersyukur atas kesempatan yang diperoleh para jamaah.
Ia menyebut, tidak semua orang mendapatkan panggilan untuk menunaikan ibadah haji.
“Ibadah haji adalah penyempurna keislaman seseorang. Setiap tahapannya mengandung makna yang dalam, sehingga perlu dijalani dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan,” tuturnya.
Di akhir sambutab, rektor juga menitipkan pesan agar para jamaah turut mendoakan kemajuan kampus di lokasi-lokasi mustajab.
Harapannya, UIN KHAS Jember bisa terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang profesional, intelektual, dan religius. (ika/dhi)
Editor : M ADHI SURYA