BLINDUNGAN, Radar Ijen - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Cabang Bondowoso menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso, kamis (23/4). Penyerahan CSR berupa Pembangunan Taman Batas Kota di Kecamatan Curahdami tersebut secara simbolis diterima oleh Bupati Bondowoso di Pendopo Raden Bagus Assra.
Dalam sambutannya, Wakil Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, R Arief Wicaksono berharap agar bisa terus bersinergi dan memberikan pelayanan yang terbaik secara berkelanjutan untuk Kabupaten Bondowoso.
Arief mengungkapkan bahwa pemerintah Kabupaten Bondowoso sebagai salah satu pemegang saham di Bank Jatim perlu bangga. Karena perolehan laba tahun 2025 mencapai Rp 1,546 triliun.
"ini tertinggi, di atasnya Bank Jabar, bank DKI dan Bank Jateng," ungkapnya. Bahkan Bank Jatim saat ini diberikan amanah untuk mengendalikan beberapa Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia. "Ada 5 BPD yang sekarang sudah menjadi anak usaha kami, yaitu Bank NTB Syariah, Bank NTT, Bank Sultra Bank Lampung dan Bank Banten," tambahnya.
Menurut Arief, Bank Jatim juga semakin modern dalam hal layanan transaksi keuangan. Layanan digital melalui aplikasi J-Connect sudah di upgrade menjadi lebih lengkap dan lebih kompetitif dengan layanan digital perbankan yang lain.
"fiturnya sudah powerful, bisa melakukan pembukaan rekening melalui aplikasi, bisa menempatkan deposito, login melalui face recognition dan geometrik fingerprint serta bisa multi account. Semua dalam satu genggaman," jelas Arief.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Jatim dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga menandatangani perjanjian kerjasama tentang penerbitan kartu kredit pemerintah daerah.
Dengan kolaborasi ini, Bank Jatim dapat terus bisa bersinergi dan memberikan pelayanan yang terbaik secara berkelanjutan untuk Kabupaten Bondowoso.
Menyambut banyaknya keunggulan di Bank Jatim, Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid mengatakan bahwa pihaknya telah menggandeng OJK dan Bank Indonesia agar Bondowoso diperioritaskan untuk literasi keuangan dan sosialisasi yang lebih masif dalam hal digitalisasi transaksi.
"Kita diminta menggandeng salah satu bank, nah tentu yang kita pikirkan pertama kali adalah Bank Jatim," ungkapnya saat memberikan sambutan.
Abd Hamid juga memberi apresiasi dan terima kasih kepada Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk cabang Bondowoso atas kontribusinya melalui program CSR. "Penyerahan CSR ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," lanjutnya.
Dia berharap program CSR yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta mampu mendorong ekonomi di tingkat lokal, khususnya di desa dan kelurahan.
"Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan seperti ini tentu perlu terus kita perkuat. Kolaborasi adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Dengan kerjasama yang Solid kita optimis dapat mewujudkan Bondowoso yang lebih maju, mandiri dan sejahtera," pungkasnya. (didik)
Editor : M. Ainul Budi