JEMBER – Dalam upaya mendukung pelestarian budaya lokal, PT PLN (Persero) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kali ini, PLN fokus pada pelestarian budaya egrang. Untuk mewujudkannya, PLN menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, ditandai dengan penandatangan perjanjian kerjasama, jum'at (29/8).
Acara yang berlangsung di Hotel Fortuna Grande Jember ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Manager PLN UP3 Jember, Alimuddin.
Dalam sambutannya, Alimuddin menjelaskan bahwa program CSR PLN mengusung prinsip terintegrasi, terarah, terukur, dan akuntabilitas.
Selain itu, Alimuddin menjelaskan bahwa program CSR PLN juga akan dilaksanakan secara keberlanjutan dengan fokus pada empat pilar utama, yaitu sosial, ekonomi, lingkungan, dan tata kelola.
"Kami berharap bantuan ini dapat berkontribusi dalam melestarikan budaya egrang dan memberikan manfaat bagi generasi muda," ujarnya.
Ia menambahkan, program CSR ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung pelestarian budaya lokal.
"PLN tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, tetapi juga peduli terhadap pembangunan berkelanjutan masyarakat. Melalui program ini, kami berharap dapat menginspirasi sektor swasta lainnya untuk turut berkontribusi dalam pelestarian budaya," lanjutnya.
Sementara itu, Tulus Wijayanto yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Jember, mengatakan bahwa Egrang merupakan permainan tradisional yang hampir punah. Namun kini kembali diperkenalkan ke generasi muda melalui kurikulum khusus.
Tidak hanya sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang menyenangkan, egrang juga diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai luhur seperti kerjasama, sportivitas, dan rasa percaya diri pada siswa.
"Kurikulum egrang ini bukan sekadar mengajarkan keterampilan fisik. Lebih dari itu, egrang menjadi media efektif untuk menumbuhkan karakter siswa yang berbudaya dan memiliki daya saing," ujar Tulus.
Dengan diluncurkannya kurikulum egrang, diharapkan semakin banyak sekolah di Kabupaten Jember yang akan menjadikan egrang sebagai salah satu ekstrakurikuler unggulan. (*)
Editor : Linda Harsanti