Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kenalkan Temuan Purbakala Lewat Lomba

Maulana Ijal • Jumat, 26 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KUNJUNGI: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang Agus Salim saat meninjau lokasi lomba mozaik dan pembuatan patung kuda situs candi kedungsari di halaman Museum Daerah Lumajang
KUNJUNGI: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang Agus Salim saat meninjau lokasi lomba mozaik dan pembuatan patung kuda situs candi kedungsari di halaman Museum Daerah Lumajang
LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemilihan patung kuda situs Candi Kedungsari sebagai salah satu media lomba mozaik dan pembuatan patung tidak sembarangan. Dalam peringatan HUT Museum Daerah Lumajang ke 7, Pemkab Lumajang ingin mengenalkan temuan purbakala itu pada anak-anak TK dan SDN.

Staf tenaga teknis arkeologi Museum Daerah Lumajang Aries Purwantiny menjelaskan, lomba mozaik itu diikuti oleh perwakilan lima murid TK setiap kecamatan di Lumajang. Sedangkan untuk lomba pembuatan patung kuda diikuti oleh perwakilan lima murid SDN setiap kecamatan di Lumajang.

BACA JUGA: Peringati HUT ke-7, Museum Daerah Gelar Lomba Sejarah dan Kebudayaan

“Kenapa kami memilih patung kuda? karena benda purbakala yang tersimpan dalam vitrin museum ini memiliki sejarah yang berkaitan dengan Lumajang. Jadi harapannya, mereka tidak asing lagi dengan patung kuda atau yang sekarang dikenal jaran kencak tersebut. Karena aset milik kita,” katanya.

Menurutnya, pengenalan sejarah dengan kemasan lomba tersebut membuat ingatan murid-murid sekolah mudah dan sangat awet. Sebab, mereka bukan hanya belajar menghafal tetapi mereka juga turut mempraktekkan langsung bagaimana membuat mozaik serta replika patung kuda secara fisik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang Agus Salim mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan lomba itu bertemakan sejarah dan kebudayaan. Sehingga media lomba yang digunakan selalu memiliki makna dan arti yang mendalam. Sebut saja seperti lomba mozaik dan pembuatan patung kuda.

Menurutnya, kegiatan ini sekaligus sebagai upaya Pemkab Lumajang menunjukkan pada masyarakat jika Museum Daerah Lumajang memiliki sejumlah benda-benda bersejarah yang masih terawat. Setiap benda purbakala itu memilik cerita dan pelajaran berharga bagi penduduk Lumajang.

“Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut, karena bagaimana pun masyarakat perlu tahu kegiatan di museum, banyak benda-benda serta kebudayaan milik Lumajang. Kemudian untuk untuk lomba, saya sangat berharap bisa dijadikan kesempatan bagi murid untuk mengembangkan talentanya,” pungkasnya (kl)

Reporter: Atieqson Mar Iqbal

Foto      : Atieqson Mar Iqbal

Editor   : Hafid Asnan Editor : Maulana Ijal
#Museum Daerah #Lumajang