Kejar Target Perlindungan Menyeluruh bagi Pekerja Kabupaten Jember

Safitri • Dipublikasikan Selasa, 21 Juni 2022 | 21:03 WIB
PEDULI: Zainudin, Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK (Kiri), bersama Bupati Jember Hendy Siswanto saat menyerahkan secara simbolis kartu perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (20/6).
PEDULI: Zainudin, Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK (Kiri), bersama Bupati Jember Hendy Siswanto saat menyerahkan secara simbolis kartu perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (20/6).
PATRANG, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto memberikan kartu perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk para nelayan, buruh tani, dan guru mwngaji didampingi Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK Zainudin di Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (20/6). Pembiayaan kepesertaan tersebut didanai menggunakan APBD Kabupaten Jember. Total sebanyak 10.235 petani, 1.500 nelayan, dan 9.908 guru mengaji saat ini telah terdaftar BPJAMSOSTEK. Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan klaim BPJAMSOSTEK.

BACA JUGA : Tuai Protes, Trayek Baru Ajung-Arjasa Via JSG Ditunda

Zainudin mengatakan, dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, Jember menjadi 10 besar dalam kandidat Paritrana Award. Angka coverage kepesertaan BPJAMSOSTEK Jember saat ini bagi pekerja formal telah mencapai 50 persen. Dirinya terus mendukung dan berharap agar Kabupaten Jember bisa menjadi kabupaten pertama di Jawa Timur yang bisa meraih universal coverage (perlindungan menyeluruh).

Dolik Yulianto selaku Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Jember memaparkan bahwa saat ini total 67.362 pekerja aktif di Kabupaten Jember terkaver BPJAMSOSTEK dan pembiayaannya telah selesai didanai oleh APBD Kabupaten Jember. Pekerja aktif tersebut terdiri atas beberapa sektor kepesertaan seperti non-ASN, honorer GTT/PTT, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan RT/RW. Selain itu, tercakup juga pekerja rentan seperti petugas kebersihan, juru parkir, pengemudi ambulans, kader posyandu, guru mengaji, petani, dan nelayan. “Ini merupakan bagian dari kerja nyata Pemkab Jember. Kami sangat mengapresiasi. Terlebih, kepada Bapak Hendy sebagai Bupati Jember yang sangat care dan peduli akan kesejahteraan warganya,” paparnya.

Bupati Hendy menjelaskan, Pemkab Jember terus berusaha agar dapat memberikan proteksi dengan cakupan lebih luas. Sebab, keikutsertaan BPJAMSOSTEK esensinya wajib guna memproteksi diri dan keluarga untuk memberikan jaminan keselamatan atas kecelakaan dan kematian yang diakibatkan oleh risiko pekerjaan.  “Selain menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan sosial, juga memberikan bantuan bagi ahli waris yang ditinggalkan, dan memindahkan risiko pembiayaan keselamatan kerja kepada BPJAMSOSTEK,” terang Hendy. (ika/c2/dwi)

  Editor : Safitri
BPJS Ketenagakerjaan