Ketua DPD Partai Golkar Jember Karimullah Dahrujiadi mengatakan, kedatangan rombongan Partai Golkar Jember ke kantor KPU memang sengaja di saat memasuki menit-menit terakhir.
Menurut Karim, hal itu bukan semata kebetulan, namun sudah menjadi kesepakatan dan ijtihad politik Partai Berlambang Pohon Beringin ini. "Penetapan tanggal itu juga berdasarkan pertimbangan dan istikharah yang kemudian diinstruksikan oleh DPP, dengan harapan bisa memenangkan Partai Golkar saat 2024 nanti," kata Karim kepada awak media di Kantor KPU Jember, Minggu (14/5).
Menurut Karim, selama ini Partai Golkar telah melakukan serangkaian persiapan demi memenangkan pesta demokrasi lima tahunan nanti. Diantaranya melakukan konsolidasi organisasi, konsolidasi struktur kepengurusan, dan beberapa lainnya.
Oleh karenanya, ia berdasarkan keputusan rapat di internal partainya, DPD Golkar Jember tak segan menargetkan perolehan 7 kursi untuk DPRD Jember. "Ada keoptimisan kami di beberapa Dapil untuk bisa mendapatkan target perolehan kursi," jelas Karim.
Saat mendaftarkan Bacalegnya ke KPU itu, melibatkan pengurus harian, Bacaleg, dan simpatisan Partai Golkar Jember. Untuk memeriahkan momen tersebut, Golkar Jember juga menyuguhkan salah satu kesenian khas Jember, seni Can Macanan Kaddhu' dan seni Hadrah.
Kedatangannya ke Kantor KPU juga diterima oleh kelima Komisioner KPU Jember dan beberapa komisioner Bawaslu Jember. DPD Golkar Jember juga genap menyertakan 50 orang Bacaleg.
Karim juga menyebut, beberapa komposisi Bacaleg Partai Golkar Jember sudah dilengkapi 30 persen perempuan dan beberapa yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. "Insya Allah kami siap untuk 2024 nanti, ini momen untuk merebut kembali sebuah kejayaan Partai Golkar," kata Karim.
Pria yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu menambahkan, keberadaan informasi dari media sosial dan awak media hari ini, dinilainya cukup besar karena dianggap bagian dari proses demokrasi. "Dengan kecepatan informasi yang seluruh kebijakan isu yang ditangkap masyarakat, itu secara tidak langsung turut mencerdaskan masyarakat," katanya.
Karenanya pada Pemilu 2024 ini, Partai Golkar ingin hadir mengulangi kejayaannya di era Pemilu Pemilu sebelumnya. Dimana keberadaan Partai Golkar dinilainya sangat dirindukan oleh rakyat.
Karim mengungkapkan, kerinduan rakyat akan kemenangan Golkar itu dengan harapan bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan akut yang selama ini menyandera rakyat kecil. Seperti persolan pupuk yang dialami petani.
"Hari ini kami meyakini insya Allah rakyat, terutama rakyat kecil kalangan petani, rindu akan Partai Golkar, salah satunya soal kelangkaan pupuk yang fenomenal dan memunculkan opini; ‘ternyata zaman Golkar adalah zaman yang cukup memberikan pelayanan dan kesejahteraan bagi rakyat’," pungkas Karim.
Penulis: Maulana
Fotografi: Maulana
Editor: Nur Hariri Editor : Alvioniza