Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tips Rawat Tanaman Hidroponik saat Hujan

Safitri • Kamis, 30 Maret 2023 | 20:08 WIB
SUBUR: Tanaman hidroponik selada milik Aji Santoso di Kecamatan Ajung.
SUBUR: Tanaman hidroponik selada milik Aji Santoso di Kecamatan Ajung.
AJUNG, Radar Jember - Tanaman hidroponik merupakan salah satu tanaman yang perawatannya terbilang cukup mahal bagi kalangan petani. Maka dari itu, perlu dilakukan perawatan dengan ekstra hati-hati dalam budi dayanya. Terutama saat turun hujan dan membasahi hidroponik. Ada yang beranggapan bahwa air hujan berdampak buruk pada tanaman hidroponik.

BACA JUGA : Krisis Air Bersih, Warga Panti Jember Selesaikan Secara Swadaya & Mandiri

Air hujan memang berdampak buruk, tapi bukan pada tanamannya. Namun, berdampak buruk pada nutrisinya dan memengaruhi kadar pH. Secara tidak langsung itu mengganggu pertumbuhan tanaman.

Hidroponik akan memiliki pertumbuhan yang sangat baik jika pH airnya berada pada kisaran 6-7 pH. “Nilai keasaman air dengan kisaran 6-7 dianggap netral,” papar Aji Santoso, pembudi daya selada hidroponik.

Sementara itu, air hujan yang turun sangat memengaruhi keasaman air pada tanaman hidroponik, bisa menjadi lebih asam ataupun basah. Oleh karena itu, perlu adanya pengecekan dengan menggunakan alat khusus yang bernama pH meter.

Maka dari itu, perlu ada penanganan secara cepat dan tepat. Beberapa tips yang dilakukan Aji di antaranya menyesuaikan ulang air nutrisi dan pH yang ada di wadah atau tandon. Agar air tersebut kembali sesuai dengan target pH dan nutrisi normal yang telah ditentukan. “Meskipun sepele, tapi jika tidak segera ditangani, gejala awalnya akan mati. Dan, yang paling parah tanaman hidroponik akan mati,” urainya.  (mg4/c2/bud)

  Editor : Safitri
#Jember #Hidroponik