Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Siswa SD Ar Risalah Rambipuji Mulai Mendunia, Wakili Indonesia Kompetisi Dance Sport di Malaysia

Safitri • Jumat, 28 Juli 2023 | 18:35 WIB

 

BERSEMANGAT: Zizi, siswa kelas 5 SD Ar Risalah, Rambipuji, bersama dua siswa lain, atlet dance sport Jember, menjadi wakil Indonesia dalam International Dance Sport Championship 2023 di Malaysia.
BERSEMANGAT: Zizi, siswa kelas 5 SD Ar Risalah, Rambipuji, bersama dua siswa lain, atlet dance sport Jember, menjadi wakil Indonesia dalam International Dance Sport Championship 2023 di Malaysia.
 

JEMBER, RADARJEMBER.ID - Usianya baru memasuki sebelas tahun. Tapi, semangat dan percaya dirinya mengalahi umurnya. Sejak TK, bakat seni Nanda Malika Fauzia mulai bermunculan. Orang sering menyebutnya kecil-kecil cabe rawit.

Tangis kawan-kawan sebaya dan gurunya pecah saat melepas keberangkatannya. Zizi, sapaan akrabnya, didapuk sebagai perwakilan Indonesia dalam International Dance Sport Championship 2023 di Negeri Sembilan, Malaysia. Siswa kelas 5 SD Ar Risalah itu rupanya atlet dance sport Jember yang juga tengah mempersiapkan diri untuk Porprov. Fokus dance sport Zizi saat ini bergenre Latin, yang masih jarang diminati.

Selama tiga hari, 28 hingga 30 Juli, dia akan berjuang bersama dua rekannya yang merupakan siswa SMPN 6 Jember, Silva Dwi Lestari, dan siswa SMP di Madura. Kesiapannya tampak dari raut wajah dan keceriaannya sesaat sebelum berangkat. Berbagai persiapan sudah dilaluinya.

Zizi sudah totalitas menyiapkan fisik dan mematangkan tekniknya untuk berkompetisi di kancah dunia. Pengalaman pertamanya tersebut bagai suatu hal yang tak disangka-sangka. Sepuluh koreografi dihafalkannya dalam dua minggu. Setiap hari tak absen berlatih di depan kaca besar di rumahnya. "Pokoknya semangat aja sudah pede," ungkapnya saat ditemui, kemarin.

Giat berlatihnya bahkan jauh sebelum dikirim ke Malaysia. Atlet dance sport asal Dusun Gayam, Desa Rambigundam, itu sudah menekuni dunia dance sejak tiga tahun terakhir. Sementara, genre Latin baru digelutinya satu tahunan ini. Satu bulan tiga kali, dia biasanya izin tidak masuk sekolah karena latihan di pusat klubnya di Surabaya selama tiga sampai lima hari.

Wira-wiri Jember–Surabaya diakui Zizi adalah hal biasa dan tidak membuatnya merasa lelah. Semangatnya bak pejuang. “Mumpung masih muda dan banyak kesempatan di depan mata,” katanya. Dia bahkan berencana membentuk klub dance sport genre Latin di Jember, dan dilatihnya secara langsung.

Leni Hidayati, sang bunda, mengungkapkan rasa bangganya pada Zizi. Dukungannya kepada sang putri sejak usia 6 tahun bisa tampak hari ini. Sebagai ibu, dia tidak pernah menekan dan mengatur. "Maunya ke mana, tinggal support," jelasnya.

Dia ikut mendampingi anak tunggalnya ke Malaysia. Motivasi-motivasinya membakar semangat, namun tak pernah berambisi anaknya harus menang. Baginya, terpilih mewakili Indonesia saja sudah merupakan satu kebanggaan yang tidak terkira. Di SD Ar Risalah, kata dia, Zizi juga mengasah kemampuan Bahasa Inggris. Itu bisa menjadi bagian kesiapan untuk berinteraksi saat di Negeri Sembilan.

Prestasi yang ditunjukkan tersebut buah dari keuletan Leni. Mulai dari melihat bakat sang anak dan langsung memberikan ruang untuk mengasah. Dia menyampaikan, Zizi adalah talent JFC yang sudah beberapa kali menjadi model dalam JFC Kids.

Sementara itu, Wali Kelas 5 SD Ar Risalah Muhamad Jaenudin mengungkapkan kesederhanaan yang ditunjukkan oleh anak didiknya tersebut. Menurutnya, selama sekolah Zizi dikenal sebagai murid penurut dan tidak neko-neko. "Unggulnya di bahasa Inggris, sudah bisa berkomunikasi," tutur pria yang akrab disapa Zen itu. (c2/nur)

Editor : Safitri
#Jember #malaysia #dance sport