BACA JUGA : Harga Terus Menurun, Pedagang Pilih Impor Bawang Putih
“Saya meyakini langkah ini akan menjadi awal yang baik. Tak hanya untuk mengenalkan program dan kegiatan kampus, tapi juga pengembangan pendidikan ke depannya,” kata Asmad Hanisy, sesaat sebelum penandatanganan MoU itu berlangsung.
Saat bertandang ke Kantor Jawa Pos Radar Jember di Jalan Ahmad Yani 99, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Asmad Hanisy datang bersama tiga pejabat kampus. Mereka adalah Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerja Sama Dr Nurul Anam, Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Bunga Surawijaya Ningsih MSos, serta Sekretaris Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Elok Rufaiqoh MPd. “Di kampus kami juga ada Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Prodi ini erat kaitannya dengan kegiatan kejurnalistikan. Makanya, kami bawa langsung kaprodi dan sekretarisnya,” ujar Asmad Hanisy.
Dia berharap kerja sama yang telah terbangun tersebut tidak berhenti pada pemberitaan dan penyampaian informasi tentang program dan kegiatan kampus, tapi lebih dari itu. Nantinya, mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam bisa belajar dan praktik langsung di Jawa Pos Radar Jember atau IAI Al-Qodiri mengundang tim redaksi untuk mengenalkan dunia jurnalistik di kampus. “Jadi, para mahasiswa bisa belajar langsung dengan para praktisinya. Sehingga tak hanya menguasai materi secara teoretis, tapi juga bisa langsung praktik di lapangan,” imbuhnya.
Direktur Jawa Pos Radar Jember Abdul Choliq Baya menyambut baik rencana IAI Al-Qodiri itu. Dia menilai, sinergisitas yang terjalin itu bakal memiliki manfaat ganda. Apalagi saat ini Jawa Pos Radar Jember menjadi perusahaan media lokal yang paling besar dan paling komplet. Selain berbasis cetak, juga ada media digital. Seperti situs berita, e-paper, e-koran, dan pengembangan lewat platform media sosial. “Kami akan menjalin kerja sama dengan baik. Dan ke depannya bisa terus berlanjut,” tuturnya. (rus/c2/dwi) Editor : Safitri