Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Semeru Terus Erupsi, Jarak Letusannya Berdekatan

Adeapryanis
Penulis: Adeapryanis❯
ERUPSI : Kondisi Gunung Semeru kembali luncurkan awan panas.
ERUPSI : Kondisi Gunung Semeru kembali luncurkan awan panas.

Advertisement

RADAR JEMBER - Gunung Semeru kembali erupsi pada Minggu (17/5) kemarin. Jarak letusannya mencapai 700 meter namun rentang waktunya berdekatan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, mengatakan erupsi pertama terjadi pada pukul 05.37 WIB.

"Erupsi pertama terjadi pada pukul 05.37 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak," ucapnya.

Advertisement

Letusan pertama terekam di seismograf dengan durasi 189 detik.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan condong ke arah utara.

Kemudian, Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 07.44 WIB.

Advertisement

tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak. Abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu bergerak ke arah utara dan barat laut.

Dua menit kemudian, tepatnya pukul 07.46 WIB, Gunung Semeru kembali mengalami erupsi. Letusan ketiga tercatat kolom letusan teramati mencapai 700 meter di atas puncak dengan durasi 138 detik.

Yadi menjelaskan saat ini Gunung Semeru berstatus Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

"Di luar jarak tersebut, masyarakat diimbau tidak beraktivitas pada jarak 500 meter dari sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," pungkasnya. (dea)

Advertisement
Editor : Adeapryanis

Artikel Terkait

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi Beri Edukasi Soal Tumbuh Kembang Anak di Lumajang

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi Beri Edukasi Soal Tumbuh Kembang Anak di Lumajang

Perkembangan teknologi digital yang kian masif memaksa pergeseran pola asuh dalam keluarga. Saat ini, benteng perlindungan anak tidak lagi cukup dibangun di ruang fisik, melainkan juga harus menyentuh ruang digital. Ket

Ditinggal Dan Dibiarkan Kosong, Pemkab Lumajang Bakal Tarik Unit Huntap Erupsi Semeru

Ditinggal Dan Dibiarkan Kosong, Pemkab Lumajang Bakal Tarik Unit Huntap Erupsi Semeru

Pemkab Lumajang memverifikasi ratusan hunian tetap erupsi Semeru yang dibiarkan kosong di Sumbermujur sebelum menentukan kebijakan penarikan kembali unit bangunan tersebut.

Belasan Tahun Rusak, Jalur Evakuasi Semeru Lumajang Bakal Diperbaiki dengan Alokasi Rp 18 M

Belasan Tahun Rusak, Jalur Evakuasi Semeru Lumajang Bakal Diperbaiki dengan Alokasi Rp 18 M

Pemerintah pusat mengalokasikan DAK Rp 18 miliar untuk membenahi jalur evakuasi erupsi Gunung Semeru di Lumajang yang telah rusak belasan tahun

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer