Radar Jember - Kerusakan jalan penghubung desa di Jember mulai mendapat atensi langsung dari pemerintah.
Pemkab Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran segar demi perbaikan sejumlah ruas jalan kembali mulus.
Salah satunya di titik ruas jalan penghubung Desa Wonojati - Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, yang membentang sepanjang 1,32 kilometer dengan lebar 3 meter.
"Kondisi kemantapan jalan ini hanya 14 persen, dan sudah masuk prioritas perbaikan kami," kata Plt. Kepala Dinas PUPR Jember, Arif Liyantono, saat di lokasi mendampingi kunjungan Bupati Fawait, Senin (13/7).
Ia mengemukakan, proyek infrastruktur yang digelontorkan dana Rp 1,48 miliar ini bakal dimulai Agustus 2026, dengan durasi 3 bulan.
"Segera nanti kita launching pembangunannya, sekitar awal Agustus atau bisa jadi secepatnya," tambah Arif.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan ini berangkat dari aduan masyarakat ke kanal Wadul Guse, dan menghendaki memiliki jalan mulus.
"Ada aduan-aduan yang bisa kita respon cepat, dan ada yang memang membutuhkan waktu," katanya.
Di sela-sela itu, orang nomor satu di Jember ini juga menyempatkan diskusi dan ngobrol santai bersama warga di pinggiran sawah.
Saat menanyakan keinginan warga, masyarakat kompak ingin jalan desa mulus, plus diterangi lampu jalan yang memadai.
Jika jalan nantinya telah mulus, dan disertai lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), ia juga meminta dukungan masyarakat untuk ikut menjaga dan mengawasi.
"Jangan seperti di daerah lain ya, habis dibangun, dua tiga bulan, PJU-nya hilang. Jadi mari dijaga diawasi bersama infrastruktur kita ini," ajaknya. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh