Radar Jember - Di tengah fluktuasi ekonomi yang kian menekan daya beli masyarakat bawah, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, memobilisasi seluruh kader legislatifnya agar turun gunung.
Instruksi ini menjadi sinyal kuat upaya penetrasi partai dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat akar rumput.
Implementasi sang ketua umum tersebut terlihat nyata saat Muhammad Khozin, anggota DPR RI dari Fraksi PKB, mengintervensi pasar lokal melalui skema operasi pasar murah, di Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Jember, Minggu (3/5/2026).
Dalam paparannya, Muhammad Khozin mengakui bahwa langkah ini bukan sekadar filantropi lokal, tetapi respons terstruktur atas fluktuasi harga kebutuhan pokok yang mulai mengancam ketahanan domestik warga di daerah pemilihan.
Ia menyatakan bahwa kehadirannya merupakan perpanjangan tangan langsung dari strategi besar sang ketua umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
"Ini adalah instruksi langsung dari Gus Muhaimin, agar kami sebagai anggota dewan benar-benar hadir untuk rakyat, terutama dalam memenuhi kebutuhan paling mendasar seperti sembako dengan harga terjangkau," kata Gus Khozin, sapaan akrab Muhammad Khozin, di sela-sela kegiatan.
Operasi pasar yang menyediakan ratusan paket sembako ini ludes dalam waktu kurang dari 90 menit. Sejak dibuka saat pagi, masyarakat silih berganti menyerbu pembelian paket sembako yang dibanderol dengan harga miring tersebut.
Di hadapan konstituen yang antusias, Gus Khozin menekankan pentingnya kehadiran fisik dan solusi instan dari pejabat publik.
"Di hadapan warga, saya ingin membantu sekecil-kecilnya yang bisa saya lakukan, agar kehadiran kami benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata legislator yang duduk di Komisi II DPR itu.
Respons masyarakat terhadap operasi pasar semacam ini dirasa cukup membantu urusan dapur mereka agar tetap ngebul. Mereka juga berharap, upaya-upaya serupa dapat terus digencarkan dengan skala yang lebih besar. "Harga-harga sekarang naik, tapi dengan adanya pasar murah ini jadi lebih ringan. Kami sangat terbantu sekali," kata Asmiyati, salah seorang warga di sela-sela operasi pasar murah itu.
Editor : Maulana RJ