Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Begini Strategi Pemkab Jember Kendalikan Inflasi: Pakai Anggaran DBHCT dan Rutinkan Pasar Murah

Radar Digital • Selasa, 4 Juli 2023 | 16:00 WIB

 

LANGSUNG MENINJAU: Bupati Jember Hendy Siswanto turut melihat langsung kegiatan pasar murah yang menggunakan dana DBHCT 2023 di Kantor Kecamatan Sumbersari, kemarin.
LANGSUNG MENINJAU: Bupati Jember Hendy Siswanto turut melihat langsung kegiatan pasar murah yang menggunakan dana DBHCT 2023 di Kantor Kecamatan Sumbersari, kemarin.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Pemkab Jember terus mengupayakan langkah pengendalian inflasi. Salah satu yang dilakukan yakni membuka kegiatan pasar murah di Kecamatan Sumbersari, kemarin (3/7).

Kegiatan pasar murah ini akan dilakukan di 24 pasar tradisional yang diawali di Kecamatan Sumbersari selama satu bulan. Mulai 3 Juli hingga 4 Agustus. 

Pelaksanaan pasar murah itu menggunakan sebagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) Jember Tahun 2023 yang cair pada termin pertama. Tercatat, ada 32 pelaku usaha yang ikut berpartisipasi dalam pasar murah kali ini.

Tak hanya itu, juga ada UMKM binaan dari PKK tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa yang siap membantu mendampingi serta melengkapi kegiatan pasar murah.

Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan, pasar murah menjadi salah satu upaya Pemkab Jember dalam menekan inflasi. Mengingat Jember memiliki jumlah penduduk yang besar.

“Jember mempunyai penduduk besar dan Jember mempunyai produk lokal menarik, sehingga potensi itu harus diolah untuk membangkitkan perekonomian di Jember,” terangnya.

Dengan bagusnya harga tembakau di Jember, maka pemerintah daerah mendapat hadiah uang tunai atau cash back dari pemerintah pusat dengan bentuk anggaran DBHCT. Untuk itu, Pemkab Jember menyerahkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pasar murah. 

Menurutnya, inflasi memiliki kesinambungan dengan rokok ilegal. Sebab, keberadaan rokok ilegal menimbulkan masalah dan tentunya merugikan negara.

Dengan begitu, bupati menegaskan, jika mendapati warga Jember yang usaha rokok ilegal, Pemkab Jember akan membantu perizinannya. “Untuk memastikan eksistensi rokok produksi warga Jember,” imbuhnya.

Perlu diketahui, total DBHCT tahun 2023 yang diterima Pemkab Jember sebesar Rp 109 miliar. Sebagian sudah cair untuk triwulan pertama sebesar Rp 21,8 miliar. Pada momen tersebut, Bupati Hendy juga turut memborong barang-barang kebutuhan pokok.

Hal itu dilakukan untuk memberi contoh kepada para ASN agar senantiasa membeli barang hasil produksi Jember. (qal/c2/bud)

 

Editor : Radar Digital
#Jember #kendalikan inflasi #Bupati Hendy