Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Berikut Lima Terowongan Kereta Api Terpanjang di Indonesia! Terowongan Penghubung Jember Banyuwangi Termasuk Salah Satunya!

Radar Digital • Kamis, 16 Januari 2025 | 21:03 WIB
Terowongan Mrawan. Sumber: radar jember
Terowongan Mrawan. Sumber: radar jember

Radar Jember – Terowongan kereta api dibangun dengan tujuan menjadi penghubung antar daerah yang terhalang oleh gunung atau hal lain.

Sampai sekarang, banyak terowongan kereta api peninggalan Belanda yang masih aktif di Indonesia.

Berikut adalah tiga terowongan yang termasuk kedalam kategori terowongan terpanjang di Indonesia:

  1. Terowongan Sasaksaat

Terowongan ini dapat ditemukan di Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Terowongan Sasaksaat memiliki panjang 949 yang menembus bukit Cidepong dan masih aktif sampai saat ini.

Pembangunan terowongan ini dimulai pada 1902 sampai 1903 oleh masyarakat pribumi, China, dan eropa.

Sekarang, terowongan Sasaksaat berada di bawah KAI Daop 2 Bandung.

  1. Terowongan Eka Bakti Karya

Terletak di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terowongan Eka Bakti Karya memiliki panjang 850 meter.

Terowongan Eka Bakti Karya biasanya dikenal dengan nama terowongan Karangkates I, karena pembangunan terowongan ini dilaksanakan secara bersamaan dengan pembangunan Waduk Ir. Sutami, yang juga dikenal sebagai Waduk Karangkates, pada tahun 1969.

Terowongan ini kembar, karena terdapat terowongan lain yang disebut terowongan Karangkates II, yaitu terowongan Dwi Bakti Karya.

  1. Terowongan Mrawan

Terowongan Mrawan adalah salah satu terowongan kereta api terpanjang peninggalan belanda di Indonesia yang masih aktif hingga saat ini.

Terowongan ini menghubungkan Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur, membelah Gunung Gumitir, dan terletak di antara Stasiun Mrawan dan Stasiun Kalibaru.

Terowongan Mrawan dibangun pada tahun 1901-1902, terowongan ini mengalami penyempurnaan pada tahun 1910 oleh Staatsspoorwegen (SS), perusahaan kereta api milik pemerintah kolonial.

Saat ini, Terowongan Mrawan, yang berada di wilayah Daop 9 Jember, dilintasi oleh berbagai kereta api jarak jauh seperti Mutiara Timur, Sri Tanjung, Tawang Alun, serta kereta api lokal Pandanwangi dan Probowangi.

Selain itu, sejak Maret 2016, terowongan ini juga menjadi jalur bagi Lori Wisata Kalibaru-Mrawan, menawarkan pengalaman wisata unik bagi pengunjung.

Editor : Radar Digital
#Jember #Terowongan Mrawan #banyuwangi