Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bukan Kipas Angin Biasa! Terungkap Spesifikasi Kipas Angin Kopdes Merah Putih Seharga Rp 11 Juta yang Bikin Anggota DPR Syok

Imron Hidayatullahh • Jumat, 17 Juli 2026 | 16:07 WIB
Kipas yang dianggarkan senilai 1,8 T untuk operasional Kopdes Merah Putih. (ilustrasi diolah dengan AI)
Kipas yang dianggarkan senilai 1,8 T untuk operasional Kopdes Merah Putih. (ilustrasi diolah dengan AI)

Radar Jember – Rencana program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mendadak diguncang isu miring. Publik dihebohkan dengan munculnya dugaan megaproyek pengadaan 1,8 juta unit kipas angin yang nilainya fantastis, yakni mencapai Rp 1,8 triliun.

Anggaran jumbo ini pun memicu gelombang pertanyaan mengenai spesifikasi barang yang akan dibeli oleh pemerintah.

Isu panas ini meletup dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. Sejumlah wakil rakyat mencecar pemerintah lantaran belum adanya klarifikasi resmi terkait kabar burung yang telanjur viral tersebut.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Mufti Anam, menjadi salah satu yang paling vokal. Ia menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan bungkam terhadap isu yang menyedot perhatian publik ini.

Baca Juga: Gaduh Proyek Kipas Angin Rp1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih: Dicecar DPR, Menkop dan Agrinas Buka Suara

"Hari ini masyarakat dihebohkan dengan isu pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp 1,8 triliun. Dari isu ini kami sudah mencari informasi, tetapi belum mendapatkan penjelasan resmi dari pemerintah," kata Mufti dalam rapat kerja Komisi VI DPR bersama menkop.

Mufti menilai angka tersebut sangat tidak masuk akal jika dialokasikan untuk kipas angin biasa. Berdasarkan pengecekannya di berbagai platform e-commerce, harga pasaran kipas angin berdiri (standing fan) standar hanya berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 338.000 saja per unit.

Merespons cecaran tersebut, Menkop Ferry Juliantono menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui detail pengadaan barang tersebut karena proyek itu bukan ranah kewenangan kementeriannya.

Baca Juga: Tol Jogja–Bawen Hampir Rampung, Akankah Wisata Magelang dan Borobudur Tak Lagi Bergantung Jalur Lama?

Kendati demikian, Ferry memberikan gambaran bahwa ada jenis kipas industri tertentu yang harganya memang menembus angka belasan juta rupiah.

"Tapi rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model ada di Imatsu MDF itu harganya di Shopee ini Rp 11.465.000. Tetapi itu, saya enggak tahu persis," ucap Ferry.

Mengintip Spesifikasi Kipas Monster yang Disebut Menkop

Pernyataan Menkop Ferry merujuk pada produk Imatsu seri Mobile Drum Fan (MDF) yang diproduksi oleh PT Industrial Multi Fan. Berdasarkan penelusuran di pasar, harga resmi varian Imatsu MDF ini sangat dinamis dan bergantung pada tipe, ukuran, serta distributornya.

Untuk varian yang berada di kisaran harga Rp 11 jutaan, tipe Imatsu MDF-900-TZ-HF menjadi yang paling identik.

Dijual seharga Rp 11.464.000 per unit di marketplace, kipas raksasa berkekuatan 750 watt ini memiliki diameter baling-baling 90 sentimeter dengan material heavy-duty steel antibenturan berbobot 30 kilogram.

Dengan kapasitas aliran udara mencapai 19.200 CMH, kipas bersertifikasi SNI ini biasa digunakan untuk sirkulasi udara di pabrik, gudang, maupun rumah sakit.

Baca Juga: Daftar Penerima Bansos Berubah, Kemensos Pastikan Penyaluran PKH dan BPNT Lebih Tepat Sasaran Mulai 20 Juli

Tipe lain yang seharga adalah Imatsu MDF-36-NB-LBN. Kipas industri portabel berdiameter 36 inci ini memiliki bobot 48 kilogram dan ditenagai motor brushless DC 500 watt.

Selain itu, untuk lini produk Imatsu MDF ukuran super besar (0,9 meter hingga 2 meter), harganya bahkan bisa melonjak drastis mulai dari Rp 17,7 juta hingga Rp 29,9 juta per unit.

Hingga berita ini diturunkan, teka-teki mengenai kebenaran dan detail pengadaan anggaran jumbo Rp 1,8 triliun untuk Kopdes Merah Putih ini masih belum terjawab.

Menkop bersikukuh proyek ini di luar kewenangannya, sementara DPR terus mendesak adanya transparansi total terkait jenis dan urgensi pengadaan alat tersebut.

Editor : Imron Hidayatullahh
kipas angin kopdes menkop ferry juliantono Kopdes Merah Putih dpr ri