RADAR JEMBER - Seiring dengan dibukanya rekrutmen besar-besaran untuk penguatan ekonomi desa, posisi Manajer Operasional Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu peran yang paling krusial.
Jabatan ini menuntut profesionalisme tinggi karena bertugas sebagai motor penggerak aktivitas bisnis harian koperasi sekaligus memastikan pelayanan kepada anggota berjalan efektif dan transparan.
Bagi para calon pelamar, memahami rincian tugas ini sangat penting guna mempersiapkan diri menghadapi tantangan pengelolaan ekonomi di tingkat akar rumput.
Baca Juga: Status Manager Kopdes Merah Putih Nantinya Langsung Jadi Pegawai BUMN, Dengan Syarat Ini...
Sebagai unit bisnis lintas sektor dan program nasional, Koperasi Merah Putih dioperasikan oleh seseorang yang memiliki kecakapan untuk mengelola. Tujuannya agar target bisnis tercapai dan dapat menggerakkan perekonomian desa.
Dengan begitu, seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan Koperasi Merah Putih perlu memahami tugas dan tanggung jawab yang jelas dan berkesinambungan.
Dalam struktur organisasi, manajer Koperasi Merah Putih bertanggung jawab langsung kepada pengurus.
Pengurus mempunyai wewenang penuh untuk melakukan pengawsan, pemantauan, penerbitan, penelitian, dan pemeriksaan tentang apa yang dilakukan manajer.
Baca Juga: CEK Faktanya Ini Jadi Pekerja Koperasi Merah Putih Sekaligus Pegawai BUMN?
Artinya, pengurus tidak perlu mengerjakan hal-hal yang bersifat operasional. Manajer akan mengurus berbagai hal teknis operasional, mulai dari perencanaan, menjalin kerja sama, hingga langkah-langkah untuk mencapai target koperasi.
Manajer juga perlu memastikan roda usaha tetap berputar seiring dengan nilai-nilai koperasi. Sebab itu, manajer operasional perlu memiliki integritas dan kapabilitas, menguasai prinsip koperasi, serta piawai dalam mengelola organisasi.
Dengan kecakapan yang dimiliki, manajer Koperasi Merah Putih diharapkan dapat mengelola usaha koperasi lebih berkembang dan maju.
Selain itu, manajer juga menyusun strategi agar bisnis yang berjalan berkesinambungan.
Dengan begitu, pengurus yang kepengurusannya memiliki batas waktu tidak perlu lagi kebingungan dengan target-target jangka panjang yang dikerjakan.
Tugas Manajer Koperasi=
Melaksanakan tugas sehari – hari di bidang usaha.
Bertanggung jawab atas administrasi kegiatan usaha dan organisasi koperasi.
Mengembangkan dan mengelola usaha untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
Baca Juga: Ini Estimasi Kisaran Gaji Manager KDMP, Per Bulan Diatas Rp 5 Juta?
Tanggung Jawab Manajer Koperasi=
Mengelola bidang usaha koperasi sesuai dengan tujuan pengurus dan anggota.
Menentukan target-target operasional dalam kurun waktu tertentu.
Mengatur pembagian tugas staf operasional, melakukan evaluasi kinerja, serta memberikan pelatihan jika diperlukan.
Mengelola program-program untuk meningkatkan partisipasi anggota aktif dan menarik anggota baru.
Mengusulkan atau mengelola unit usaha baru yang potensial bagi koperasi.
Menjamin bahwa seluruh operasional kantor harian tidak melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi.
Menyusun laporan perkembangan usaha secara berkala (bulanan atau triwulanan) untuk disampaikan kepada Pengurus dan Pengawas.
Editor : M. Ainul Budi