RADAR JEMBER - Kawasan Lembah Anai di Sumatera Barat, yang selama ini dikenal sebagai jalur vital namun rawan bencana longsor, menjadi perhatian serius pemerintah dalam pengembangan infrastruktur.
Sebagai solusi jangka panjang untuk menjamin kelancaran konektivitas, pemerintah berencana membangun jalur jalan tol yang akan melintasi kawasan tersebut dengan standar keamanan yang lebih tinggi.
Langkah ini diambil mengingat jalur reguler yang ada saat ini sering kali terputus akibat cuaca ekstrem, yang berdampak pada lumpuhnya arus logistik dan mobilitas masyarakat.
Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo memastikan pembangunan Tol Lembah Anai akan dikerjakan oleh Hutama Karya.
"(PT Hutama Karya) sudah setuju, kan," kata Dody di kantor Kementerian PU, Kamis (2/4/2026).
Pada kesempatan sama, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar menyebut, pembangunan tol itu sedang dalam proses saat ini.
"Tol Lembah Anai ini lagi proses penyelidikan tanah, kemudian kajian dan sebagainya untuk percepatan (konstruksi)," kata Roy.
Baca Juga: Proyek Tol Prolajang Sekadar Angan-angan Atau Serius?
Roy pun belum dapat mengungkap berapa nilai investasi untuk membangun tol itu. Menurut dia, pembangunan tol di kawasan Lembah Anai tersebut masih dalam proses kajian.
"Tahapan kajian awal, perizinan, penentuan trase, penyelidikan tanah," lanjutnya.
Roy menambahkan, pembangunan Tol Lembah Anai masuk daftar proyek prioritas seperti arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Secepatnya, lah, karena itu jadi prioritas kan sesuai arahan Pak Presiden,", imbuh Roy.
Sebelumnya, rencana pembangunan tol di kawasan Lembah Anai sempat diungkap oleh Menteri PU pada pertengahan Desember 2025. Rencana pembangunan jalan tol itu diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan sekitar Lembah Anai.
Editor : M. Ainul Budi