RADAR JEMBER - Kasus bunuh diri seorang siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, memicu reaksi keras dari Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.
Ia menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kemarahan atas peristiwa tragis tersebut, yang terjadi akibat tekanan ekonomi keluarga.
Gubernur menegaskan bahwa meninggalnya seorang anak karena kemiskinan tidak boleh dianggap sebagai peristiwa biasa.
Menurutnya, tragedi ini merupakan tamparan keras bagi seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tegas itu disampaikan Melkiades saat menghadiri peresmian Fakultas Kedokteran Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang, Rabu (4/2/2026).
Ia mengaku sangat terpukul dan merasa malu karena kasus tersebut telah menjadi perhatian nasional.
Melkiades mengungkapkan, sejumlah pejabat tinggi negara, mulai dari menteri, pimpinan DPR, hingga tokoh nasional, menghubunginya untuk mempertanyakan kondisi sosial di NTT.
Ia menilai peristiwa ini mencerminkan kegagalan bersama, bukan hanya pemerintah daerah, tetapi juga seluruh sistem dan pranata sosial yang seharusnya hadir melindungi warga, khususnya anak-anak.
Editor : M. Ainul Budi