Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini Profil Dharma Pongrekun, Purnawirawan Polisi yang Meminta Kesiapan Diri Untuk Mengatasi Persoalan Listrik Mati Selama 7 Hari Lamanya

Adeapryanis • Selasa, 20 Januari 2026 | 14:33 WIB

Dharma Pongrekun saat podcast menyebut listrik bisa mati selama 7 hari. (TANGKAP LAYAR)
Dharma Pongrekun saat podcast menyebut listrik bisa mati selama 7 hari. (TANGKAP LAYAR)

RADAR JEMBER - Dharma Pongrekun adalah seorang purnawirawan polisi yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam penegakan hukum di Indonesia.

Dengan pencapaian akademis dan pengalaman yang luas, Dharma Pongrekun meninggalkan jejak yang baik dalam dunia penegakan hukum di Indonesia.

Berikut profil Dharma Pongrekun, termasuk salah satu orang yang viral usai pernyataannya terkait kesiapan menyiapkan diri selama listrik mati 7 hari.

Komjen. Pol. (Purn.) Dr. (H.C.) Drs. Dharma Pongrekun, M.M., M.H., seorang purnawirawan Kepolisian Republik Indonesia yang lahir di Palu, Sulawesi Tengah, pada 12 Januari 1966. Berasal dari keluarga berdarah Toraja, Dharma menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada tahun 1988. 

Karier panjang di kepolisian berlangsung selama 36 tahun, dimulai dari tahun 1988 hingga pensiun pada tahun 2024 dengan pangkat terakhir sebagai Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi.

Selama kariernya, dia terus memperdalam ilmu pengetahuannya dengan melanjutkan studi di Universitas Gadjah Mada dan Universitas Bhayangkara.

Di kedua universitas ini, ia meraih gelar magister di bidang Manajemen dan Ilmu Hukum.

Dia juga dianugerahi gelar Doktor Kehormatan (Dr. H.C.) di bidang Kemanusiaan dari MBC University, Depok, sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam bidang kemanusiaan dan penegakan hukum.

Puncak kariernya ketika dia menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan berperan penting dalam memperkuat keamanan digital dan informasi di Indonesia.

Dia pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN, yang bidang intelijen dan keamanan siber.

Hingga menduduki berbagai posisi strategis lainnya di kepolisian, termasuk sebagai Perwira Tinggi Bareskrim Polri, Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karorenmin) Bareskrim Polri, dan Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipnarkoba) Bareskrim Polri. (dea/bud)

Editor : Adeapryanis
#profil #Dharma Pangrekun