Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Warga Mojosari Jember Ditemukan Tergantung, Tubuhnya Mulai Membusuk

Radar Digital • Rabu, 7 Juni 2023 | 16:11 WIB
EVAKUASI: Petugas Polsek Puger dibantu warga dan tim medis, membawa jasad korban ke kamar mayat RSD dr Soebandi untuk autopsi. (Polsek Puger untuk Radar Jember)
EVAKUASI: Petugas Polsek Puger dibantu warga dan tim medis, membawa jasad korban ke kamar mayat RSD dr Soebandi untuk autopsi. (Polsek Puger untuk Radar Jember)
JEMBER, RADARJEMBER.ID- Lama tak bersua dengan sang kakak, membuat Samsul Arifin, warga Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, berniat mengunjungi saudaranya yang tinggal di desa tetangga, Desa Mojosari. Namun, ketika sampai di rumah abang lelakinya itu, pria 43 tahun tersebut kaget bukan kepalang. Ia mendapati sang kakak mati tergantung dengan tubuh mulai membusuk.

Kapolsek Puger AKP Eko Basuki Teguh Argo Wibowo menjelaskan, korban bernama Edi Supriadi, warga Dusun Krajan RT 2 RW 12, Desa Mojosari, Kecamatan Puger. Pria 49 tahun itu ditemukan tergantung di dalam rumahnya, Rabu (7/6) dini hari, sekitar pukul 01.00.

BACA JUGA: Terbelit Masalah Ekonomi, Pria di Jember Tewas Usai Minum Pembasmi Rumput

“Yang menemukan pertama kali adalah adik kandungnya sendiri, bernama Samsul Arifin. Saat itu saksi bermaksud menyambangi kakaknya karena sudah lama tak ada kabar,” katanya.

Rupanya, ketika datang ke rumah korban, sang adik tak bisa masuk. Pintu rumah depan terkunci. Ketika memanggil-manggil juga tak ada respons. Merasa ada yang tak beres, saksi berusaha masuk lewat pintu samping yang tembus dapur. Apalagi, dia juga mencium aroma tak sedap.

Namun, setelah berhasil masuk ke dalam rumah, saksi sangat terkejut. Ia melihat sesosok tubuh yang tak asing tergantung persis di depannya. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus motif garis-garis dan celana jeans pendek. Sebagian kulitnya melepuh, serta mengeluarkan cairan. Kaki korban tak lagi menyentuh tanah.

Selanjutnya saksi meminta bantuan tetangga dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Puger. Anggota SPKT bersama personel polisi yang sedang piket segera menuju ke lokasi. Petugas mengevakuasi jasad korban dan membawanya ke kamar mayat RSD dr Soebandi untuk autopsi. “Untuk motif masih kami selidiki,” terang Eko Basuki.

Sejauh ini, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Namun, dugaan sementara dari pengamatan fisik, korban meninggal akibat gantung diri. Meski demikian, polisi masih akan mendalami kasus itu dan menunggu hasil autopsi dari rumah sakit.

“Kami telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Kejadian ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital
#Jember #Bunuh Diri #Headline