Kapolsek Ajung Iptu Agus Idham Khalid mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00, siang tadi. Sebelum korban ditemukan tergeletak dengan mulut penuh busa, anak dan istri korban sedang beraktivitas di dapur. Tiba-tiba, dua perempuan itu mendengar korban mengaduh dari dalam kamar. Ketika keduanya memeriksa, ternyata korban sudah tak bergerak.
BACA JUGA: Perempuan Muda di Jember Lompat dari Gladak Kembar, Korban Selamat
“Kedua saksi kemudian meminta tolong ke tetangga. Saat itu, korban masih sempat dilarikan ke Puskesmas Ajung untuk mendapat perawatan,” terangnya.
Setelah mendapat perawatan selama satu jam, Idham Khalid menambahkan, korban dinyatakan meninggal. Keluarga korban segera membawa pulang jenazah itu untuk dimakamkan. Mereka tak ingin perkara itu diperpanjang dengan menandatangani surat pernyataan menerima kejadian ini sebagai musibah. Keluarga juga tak akan menuntut siapapun atas insiden ini.
“Di dalam kamar tidur korban telah ditemukan satu botol obat pembasmi rumput. Cairan berisi 200 mililiter tersebut telah habis,” jelasnya.
Hasil penyelidikan kepolisian, korban ditengarai bunuh diri. Karena selain ditemukan botol bekas cairan pembasmi gulma yang habis diminum oleh korban, polisi juga mendapat keterangan dari keluarga jika tiga hari terakhir korban mengalami depresi akibat masalah ekonomi. Ciri-ciri fisik dengan munculnya busa dari mulut korban, juga menguatkan indikasi tersebut. (*)
Reporter: Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital