Menempati ruang parkir SMPN 1 Umbulsari, lomba membuat nasgor ini untuk menyambut Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember besok. Lomba ini hanya diikuti oleh bapak-bapak , karena tujuannya memang ingin memanjakan istri atau para ibu-ibu.
BACA JUGA: Peringati Hari Ibu, PT KAI Adakan Bakti Sosial
Lantaran kaum pria yang memasak, suasananya menjadi seru. Mereka memiliki cara dan hasil yang berbeda-beda. Ada yang rasanya dominan asin, jugamanis. Bahkan, ada yang lupa mencampurkan telur yang sudah disiapkan oleh panitia.
Wakil Kepala SMPN 1 Umbulsari Sunoto, juga terlihat ikut dalam lomba membuat nasgor itu. Rasa masakan buatannya cukup mengejutkan. Saat dicicipi, terlalu asin dan pedas. Kontan, hal itu memancing gemuruh tawa para guru yang menyaksikan perlombaan tersebut.
“Ini biar beda dengan yang lain. Telur yang seharusnya dua butir habis, hanya saya pakai satu butir telur saja. Satunya lagi lupa. Dan saya goreng terakhir,” katanya, memberi alasan. Dalih Sunoto tersebut, kembali memancing gelak tawa para guru yang lain.
Peserta yang lain juga hasilnya tak jauh berbeda. Nasgor siap saji itu rasanya terlalu manis. Bahkan, ada juga yang salah memasukkan bumbu. Seharusnya bawang putih diganti dengan bawang merah. Kekeliruan ini lantaran bumbu yang disiapkan panitia sudah halus, sehingga peserta tak mampu membedakan mana bawang putih dan bawang merah.
Kepala SMPN 1 Umbulsari Harnik Purwati mengaku, lomba ini memang khusus bagi bapak-bapak. Pesan yang ingin disampaikan, pada momentum Hari Ibu ini, kaum perempuan dimanjakan oleh suaminya. Agar para suami bisa melakukan pekerjaan domestik dan berbagi peran dengan istrinya.
Menurut Harnik, pekerjaan ibu tidak pernah selesai meski diberi waktu 1 X 24 jam. Ibu juga berperan ganda. Selain menuntaskan pekerjaan domestik, ibu juga menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya, sekaligus merangkap sebagai dokter dan juru rawat bila anaknya sakit.
“Ibu adalah perempuan hebat. Mereka telah melewati tiga kesulitan sekaligus. Dari mulai mengandung, melahirkan hingga menyusui. Dan ayah, memiliki andil dalam hal itu. Tidak hanya dalam mencari nafkah, tapi juga mengawal tumbuh kembang dan pendidikan anak-anaknya,” pungkas Harnik. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal