Baru-baru ini, dua nelayan asal Dusun Gedangan, Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, mengalami kecelakaan. Perahu mereka patah di bagian katir lantaran dihantam gelombang ketika melintas di jalur Plawangan. Beruntung, kedua nelayan tersebut selamat, meski mereka harus terombang-ambing dan bermalam di atas perahu.
BACA JUGA: Ombak Laut Selatan Jember Makin Besar, Nelayan Diminta Waspada
Soleh, 45, adalah nelayan pemilik jukung yang rusak akibat hantaman ombak. Hingga tadi siang sekitar pukul 10.30, dia bersama perahunya masih berada di muara Sungai Bedadung yang juga disebut sebagai jalur Plawangan. Jukungnya rusak sepulang melaut dini hari sebelumnya, sekitar pukul 03.30. Perahu bersama ikan lemuru hasil tangkapannya pun kandas.
Selain jukung milik Soleh, hal yang sama juga dialami oleh Arsi. Perahu milik pria 40 tahun yang juga warga Dusun Gedangan itu, terseret ombak sejak semalam. Jukungnya kandas pada Rabu (28/9) malam, sekitar pukul 22.00. Bahkan, Arsi tidur di atas jukung agar perahunya itu tak sampai terseret kembali. Perahu itu baru berhasil dievakuasi tadi pagi sekitar pukul 09.00.
"Biasanya suami saya pulang Subuh, tapi hingga tadi pagi kok belum datang. Saya baru tahu setelah ada nelayan lain yang mengabari kalau jukung suami kandas di sekitar Kelopoan. Alhamdulillah sekarang sudah bisa pulang,” kata sang istri. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal