alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Ombak Laut Selatan Jember Makin Besar, Nelayan Diminta Waspada

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan laut yang mengakibatkan meninggalnya seorang nelayan di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, menjadi alarm bagi para nelayan setempat agar lebih berhati-hati ketika melaut. Apalagi, diprediksi antara sepekan hingga sebulan ke depan, ombak di laut selatan Jember tersebut mulai tinggi.

“Kepada nelayan Puger yang akan berangkat melaut, harus bisa membaca tanda-tanda kapan harus berangkat atau tidak. Karena menurut perkiraan, seminggu ke depan ini ombak akan terus membesar,” ujar AKP M Na’I, Kasatpol Air Polres Jember di Puger, Selasa (2/8).

BACA JUGA: Perahu Nelayan Puger Jember Terbalik di Plawangan, Satu Orang Meninggal

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepada Jawa Pos Radar Jember, M Na’i mengungkapkan, imbauan itu ia sampaikan karena kemarin telah terjadi kecelakaan laut yang menimpa perahu jenis speed. Akibat petaka ini, nakhoda perahu, Hanafi, 50, warga Dusun Krajan II, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger meninggal. Sedangkan dua nelayan lain mengalami luka-luka.

Selain ombak mulai ekstrem, kata dia, di tengah laut juga mulai diterjang angin. Karena tiga hari lalu, ombak yang menghantam pantai selatan disertai angin yang cukup kencang. “Kami mengimbau kepada nelayan yang hendak berangkat melaut agar lebih hati-hati, karena cuaca mulai ekstrem,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan laut yang mengakibatkan meninggalnya seorang nelayan di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, menjadi alarm bagi para nelayan setempat agar lebih berhati-hati ketika melaut. Apalagi, diprediksi antara sepekan hingga sebulan ke depan, ombak di laut selatan Jember tersebut mulai tinggi.

“Kepada nelayan Puger yang akan berangkat melaut, harus bisa membaca tanda-tanda kapan harus berangkat atau tidak. Karena menurut perkiraan, seminggu ke depan ini ombak akan terus membesar,” ujar AKP M Na’I, Kasatpol Air Polres Jember di Puger, Selasa (2/8).

BACA JUGA: Perahu Nelayan Puger Jember Terbalik di Plawangan, Satu Orang Meninggal

Kepada Jawa Pos Radar Jember, M Na’i mengungkapkan, imbauan itu ia sampaikan karena kemarin telah terjadi kecelakaan laut yang menimpa perahu jenis speed. Akibat petaka ini, nakhoda perahu, Hanafi, 50, warga Dusun Krajan II, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger meninggal. Sedangkan dua nelayan lain mengalami luka-luka.

Selain ombak mulai ekstrem, kata dia, di tengah laut juga mulai diterjang angin. Karena tiga hari lalu, ombak yang menghantam pantai selatan disertai angin yang cukup kencang. “Kami mengimbau kepada nelayan yang hendak berangkat melaut agar lebih hati-hati, karena cuaca mulai ekstrem,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan laut yang mengakibatkan meninggalnya seorang nelayan di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, menjadi alarm bagi para nelayan setempat agar lebih berhati-hati ketika melaut. Apalagi, diprediksi antara sepekan hingga sebulan ke depan, ombak di laut selatan Jember tersebut mulai tinggi.

“Kepada nelayan Puger yang akan berangkat melaut, harus bisa membaca tanda-tanda kapan harus berangkat atau tidak. Karena menurut perkiraan, seminggu ke depan ini ombak akan terus membesar,” ujar AKP M Na’I, Kasatpol Air Polres Jember di Puger, Selasa (2/8).

BACA JUGA: Perahu Nelayan Puger Jember Terbalik di Plawangan, Satu Orang Meninggal

Kepada Jawa Pos Radar Jember, M Na’i mengungkapkan, imbauan itu ia sampaikan karena kemarin telah terjadi kecelakaan laut yang menimpa perahu jenis speed. Akibat petaka ini, nakhoda perahu, Hanafi, 50, warga Dusun Krajan II, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger meninggal. Sedangkan dua nelayan lain mengalami luka-luka.

Selain ombak mulai ekstrem, kata dia, di tengah laut juga mulai diterjang angin. Karena tiga hari lalu, ombak yang menghantam pantai selatan disertai angin yang cukup kencang. “Kami mengimbau kepada nelayan yang hendak berangkat melaut agar lebih hati-hati, karena cuaca mulai ekstrem,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/