BACA JUGA : Harusnya Tak Lagi Pikirkan Faktor Finansial
Keluarnya Bripka Ricky dari skenario licik Sambo dan berani melawan mantan Kadiv Propam Polri ini diungkap oleh pengacaranya Erman Umar kepada wartawan. Ia mengungkap alasan Bripka Ricky berbalik arah dari skenario licik Ferdy Sambo.
Hal itu tak terlepas dari dukungan keluarga Bripka Ricky. “Ya mungkin mendengar-dengar berita yang jelek terhadap berita Sambo ini, akhirnya dia minta. Ya karena berita-berita rekayasa ini berkembang. Mereka nggak mau. “kata Erman seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).
Dia mengatakan beberapa anggota keluarga Bripka Ricky bekerja menjadi abdi negara sebagai anggota polisi dan TNI. Sementara ayah Bripka Ricky pernah menjabat kapolsek. Meski begitu, dia tidak memungkiri bahwa Bripka Ricky masih takut terhadap Sambo.
Suami Candrawati itu pernah menjadi atasannya. Momen itu diketahui saat terjadi pemeriksaan dengan metode konfrontasi. Saat itu penyidik kepolisian mempertemukan kelima tersangka untuk diuji alibi masing-masing terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.
“Kan nggak bisa dihindari juga psikologi, dia takut sama Sambo. Kan sewaktu konfrontasi itu Sambo kan masih ada garang-garangnya kan,” tutur Erman. Di sisi lain, Erman mengaku juga melakukan psy war dengan Sambo.
Diketahui, Bripka Ricky Rizal diperiksa menggunakan lie detector terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat. Bareskrim menyatakan Bripka Ricky jujur. Dan ini sejalan dengan sikap Bripka Ricky yang sudah keluar dari scenario Sambo.
Erman mengaku sudah meyakini kliennya akan jujur dalam pemeriksaan. Dia mengaku sudah memberi wejangan agar Bripka Ricky jujur dalam kasus ini. “Saya yakin dia akan memberikan keterangan yang jujur pada saat dilakukan pemeriksaanmenggunakan lie detector .(*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Dery Ridwansah/Jawa Pos.com
Sumber Berita:jawapos.com
Editor : Safitri