https://radarjember.jawapos.com/berita-jember/21/08/2022/demi-keadilan-dosen-akan-demo-presiden/
Dalam video tersebut menunjukkan mahasiswa berdialog dengan dua orang dosen. Salah seorang dosen mempertanyakan mengenai jenis kelamin di KTP.
"Di KTP kamu apa, laki-laki atau perempuan?” tanya dosen tersebut. ”Laki-laki, kan?” lanjutnya.
Pada kesempatan itu, mahasiswa tersebut mengatakan dirinya adalah laki-laki. ”Laki-laki,” jawab Nabil.
Kemudian, dosen tersebut menanyakan apa jenis kelamin mahasiswa itu. "Kamu ini mau sekali menjadi perempuan atau laki-laki?" tanyanya.
Selanjutnya dijawab oleh mahasiswa tersebut bahwa dirinya tidak mau kedua-duanya. "Tidak keduanya. Di tengah-tengah, makanya gender netral, Pak," jelas mahasiswa itu.
Kemudian, dosen tersebut mengatakan tidak ada gender netral. "Tidak ada netral," cetusnya. Nabil pun membalas pernyataan dosen tersebut bahwa dirinya mengidentifikasi seperti itu. "Saya hanya mengidentifikasi diri seperti itu, Pak," ujarnya.
Usai jawaban itu, dosen langsung memanggil panitia pelaksana untuk mengeluarkan maba tersebut dari ruangan pengenalan akademik kampus. "Halo, halo, halo panitia ambil ini, bawa ke sana. Ambil tasmu. Kita ndak terima laki-laki atau perempuan di sini. Salah satunya (perempuan atau laki-laki, Red) diterima," tegasnya. (*)
Editor : Yerri Arintoko Aji
Foto : tangkapan layar youtube
Sumber Berita : Youtube Editor : Maulana Ijal