Radar Jember – Masa depan Marc Marquez bersama Ducati hingga kini masih menjadi misteri besar.
Meski sudah memiliki motor pemenang, The Baby Alien rupanya belum mau terburu-buru membubuhkan tanda tangan di kontrak barunya.
Belum adanya pengumuman resmi hingga awal 2026 ini memicu spekulasi liar di paddock MotoGP.
Di tengah tren pasar pembalap yang bergerak semakin cepat, sikap tenang Marquez justru menimbulkan tanda tanya besar.
Baca Juga: Presiden Italia Sergio Mattarella kepada Valentino Rossi: Bisa Kalahkan Orang-Orang Spanyol Itu Kan?
Apakah sang juara bertahan sedang menunggu tawaran dari pabrikan lain, atau ia punya strategi khusus terkait perubahan regulasi besar-besaran di tahun 2027?
Siasat Kontrak "1+1": Jaga Peluang untuk Kabur?
Rumor yang beredar menyebutkan bahwa poin krusial yang menghambat negosiasi bukanlah soal nilai uang, melainkan durasi kontrak.
Marquez dikabarkan lebih memilih kontrak berdurasi 1+1 tahun ketimbang langsung berkomitmen untuk dua tahun penuh (2026-2027).
Strategi ini dinilai sangat cerdik. Dengan kontrak 1+1, Marquez memiliki opsi untuk hengkang pada akhir 2026 jika motor Ducati versi 850cc untuk musim 2027 ternyata tidak sesuai ekspektasinya.
Ia ingin memastikan dirinya tetap memegang kendali penuh atas nasibnya sendiri saat peta kekuatan pabrikan berubah total nanti.
Baca Juga: Rumitnya Negosiasi Kontrak Baru Marc Marquez di Ducati: Lebih Sulit Ketimbang Saat Pertama Gabung!
Isu Comeback ke Honda Kembali Mencuat
Menariknya, nama Honda kembali disebut-sebut sebagai pelabuhan potensial bagi Marquez di masa depan.
Setelah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di akhir musim 2025, pabrikan asal Jepang tersebut diprediksi bakal kembali kompetitif saat regulasi baru diterapkan.
Banyak pihak di paddock meyakini bahwa menutup karier legendarisnya bersama Honda tetap menjadi salah satu skenario romantis yang mungkin diambil Marquez.
Bukan Lagi Soal Uang
Satu hal yang pasti, keputusan Marquez kali ini murni berdasarkan faktor kompetitif, bukan finansial.
Sebagai pembalap yang sudah meraih segalanya, ia hanya menginginkan paket motor terbaik untuk terus menang.
Kini, seluruh mata tertuju pada Marquez. Selama ia belum memberikan jawaban pasti kepada Ducati, bursa transfer MotoGP dipastikan akan terus "membeku" karena banyak tim dan pembalap lain yang menunggu langkah catur sang raja kelas utama ini.
Editor : Imron Hidayatullahh