Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pernat Ungkap Kemungkinan Mengejutkan: Marc Marquez Bisa Tinggalkan Ducati dan Balik ke Honda pada 2027?

Imron Hidayatullahh • Senin, 24 November 2025 | 23:30 WIB
Marc Marquez menjelang MotoGP Mandalika, Lombok, Indoneisa.
Marc Marquez menjelang MotoGP Mandalika, Lombok, Indoneisa.

Radar Jember - Carlo Pernat kembali membuat pernyataan berani soal dinamika MotoGP dan masa depan Marc Marquez.

Tokoh kawakan yang sudah puluhan tahun malang melintang di paddock ini menilai peta kekuatan MotoGP 2026–2027 jauh dari kata stabil, terutama bagi Ducati yang kini mulai mendapat tekanan besar dari Aprilia.

Dalam sebuah wawancara, Pernat membahas banyak hal.

Mulai dari kondisi pribadinya, kekuatan pabrikan, hingga peluang kembalinya Marc Marquez ke Honda—hal yang dulu nyaris tak terpikirkan.

 Baca Juga: Jorge Lorenzo Ungkap Ancaman Nyata bagi Marc Marquez: Obsesinya, Rahasianya, dan Rivalitas yang Tak Pernah Padam

Peringatan untuk Ducati: Aprilia Sudah Tiba

Pernat menilai musim 2025 adalah sinyal besar bahwa dominasi Ducati bisa terancam.

“Ducati tak bisa tidur tenang. Aprilia sudah datang, bahkan terlihat seperti menekan gas lebih dalam,” tegasnya, dinukil Radar Jember dari laman Motosan.

Menurutnya, Aprilia RS-GP 2025 sudah setara—bahkan dalam beberapa kondisi lebih baik—dibanding Desmosedici GP24.

Kehadiran Marc Marquez di atas motor Bologna memang membuat hasilnya tetap memukau, namun keunggulan teknis Ducati tak lagi mutlak.

 Baca Juga: Jorge Lorenzo Beberkan Peta Kekuatan MotoGP: Marc Marquez Pakai Aprilia? Pasti Luar Biasa Cepat!

Bagnaia Setia, tetapi Masa Depan Marquez Tak Sesederhana Itu

Pernat melihat Pecco Bagnaia sebagai “anak emas” yang tidak punya niat meninggalkan Ducati.

Namun, Marc Marquez dinilainya berada dalam situasi yang sangat berbeda.

“Tidak ada jaminan Marc masih membela Ducati pada 2027,” katanya.

Menurutnya, hati Marc masih tertambat pada Honda.

“Honda tetap ada di hati Marc. Puig akan melakukan apa saja untuk membawanya pulang. Jika HRC terus berkembang secara teknis, Jepang pasti menawarkan paket yang menggoda. Dan jika motornya kompetitif, Marc tak akan berpikir dua kali,” sebutnya.

Pernat bahkan menyebut skenario “bombastis”.

“Bayangkan saja, 2027… Marc Marquez satu garasi dengan adik Valentino Rossi. Liberty Media pasti senang dengan cerita seperti itu,” ujar pernat.

 Baca Juga: Zarco Kalahkan Catatan Marc Marquez di MotoGP 2025, tapi Rekor yang Tak Diinginkan Siapa Pun: Crash Terbanyak

Keraguan Soal Kondisi Fisik Marc

Meski Marc tampil spektakuler pada 2025, Pernat menilai kebugarannya tetap mengandung tanda tanya besar.

“Tangannya sudah melalui semuanya. Riwayat cederanya tidak bisa diabaikan. Di Valencia saya melihat wajah-wajah Ducati tampak sedikit khawatir,” ujarnya.

Ia juga menyoroti batas perkembangan Desmosedici.

“Motor ini sudah mencapai limit evolusi. Jika dipaksa berkembang, justru bisa merusak keseimbangannya.”

Dan yang terakhir, para pesaing kini berkembang pesat.

 Baca Juga: Gala MotoGP Awards Ricuh! Sorakan untuk Valentino Rossi Pecah, Respons Marc Marquez Jadi Sorotan

Pujian untuk Bezzecchi dan Regenerasi MotoGP

Pernat memuji performa Marco Bezzecchi yang dinilainya mengalami lompatan besar tahun ini.

“Kami tahu dia kuat, tapi menjadi sekuat ini benar-benar mengejutkan. Pandangan matanya menunjukkan keseriusan dan ambisi besar,” ungkapnya.

Ia menilai VR46 telah melakukan pekerjaan luar biasa mendampingi para riders muda yang naik ke level elite.

Editor : Imron Hidayatullahh
#carlo pernat #HONDA #HRC #aprilia #marc marquez #ducati #valentino rossi #MotoGP