Radar Jember - Kabar mengejutkan datang dari dunia balap motor internasional saat pembalap kawakan asal Italia, Andrea Iannone, dipastikan bergabung dengan tim asal Indonesia, Niti Racing, untuk berlaga di kejuaraan Harley-Davidson Bagger World Cup.
Kehadiran mantan pembalap MotoGP tersebut memperkuat formasi tim milik Rafael Nitiyudo yang sebelumnya telah mengandalkan talenta tanah air, Dimas Ekky Pratama, serta pebalap Spanyol, Oscar Gutiérrez.
Bergabungnya Iannone tidak hanya menambah gengsi tim Indonesia di kancah global, tetapi juga melengkapi grid kompetisi tersebut menjadi total sepuluh pembalap yang akan bersaing di sirkuit-sirkuit legendaris dunia.
Baca Juga: Kelabui Lawan, Marc Marquez Diduga Tak Jujur Soal Kondisi Fisik Jelang MotoGP Prancis!
Iannone dijadwalkan akan melakoni debutnya menunggangi mesin Harley-Davidson yang telah dimodifikasi khusus balap pada seri Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello yang berlangsung pada 29 hingga 31 Mei mendatang.
Pembalap yang memiliki julukan ‘The Maniac’ ini juga dipastikan akan berkompetisi di sisa putaran kejuaraan hingga seri final yang akan digelar di Austria.
Bagi Iannone, tantangan memacu motor bertubuh bongsor di lintasan balap merupakan babak baru yang sangat menarik karena jauh dari zona nyaman yang ia rasakan selama bertahun-tahun di kelas MotoGP.
Ia mengaku sangat bersemangat karena sejak lama mengagumi identitas Harley-Davidson serta komunitas balapnya yang unik.
Manajemen Niti Racing melalui Angela Khuu selaku Manajer Tim menyatakan bahwa kehadiran Iannone memberikan dimensi tambahan bagi tim karena pengalaman dan kecepatan yang ia miliki di level tertinggi.
Harapannya, kolaborasi antara pembalap berpengalaman kelas dunia dengan basis tim yang kuat dari talenta Indonesia dapat mempercepat proses adaptasi motor di Mugello.
Sebagai informasi, Iannone sendiri merupakan sosok yang sangat berpengalaman di grid MotoGP sepanjang musim 2013 hingga 2019, sebelum kariernya sempat terhenti akibat larangan bertanding karena pelanggaran doping.
Kini, melalui tim Indonesia, ia kembali ke lintasan untuk membuktikan bahwa kecepatannya belum pudar di ajang balap yang berbeda.
Editor : Imron Hidayatullahh