Radar Jember - Ducati akhirnya mengonfirmasi kabar terbaru juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez.
Ia dipastikan akan menepi hingga November akibat cedera bahu yang dideritanya dalam insiden lap pertama di Grand Prix Madalika, Indonesia.
Kabar baiknya, meski mengalami patah tulang selangka kanan, Marc Marquez tidak memerlukan operasi.
Cedera Usai Tabrakan dengan Bezzecchi
Insiden itu terjadi di tikungan cepat Turn 7 Mandalika, ketika motor Aprilia milik Marco Bezzecchi menabrak bagian belakang Ducati Desmosedici GP25 milik Marquez.
Juara dunia tujuh kali itu terlempar ke area run-off dan langsung tampak kesakitan sambil memegangi bahu kanannya.
Setelah pemeriksaan awal di pusat medis sirkuit, Marquez langsung diterbangkan ke Madrid pada Minggu malam untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Ruber Internacional Hospital, Madrid.
Hasil diagnosis menunjukkan patah tulang di bagian dasar prosesus korakoid serta cedera pada ligamen bahu kanan.
Pihak Ducati mengumumkan, Dokter Samuel Antuña dan Ignacio Roger de Oña menyatakan bahwa cedera tersebut tidak menyebabkan pergeseran tulang signifikan dan tidak memperburuk cedera lama di lengan kanannya.
Oleh karena itu, mereka menyarankan rehabilitasi konservatif berupa istirahat total dan imobilisasi bahu, tanpa tindakan operasi.
“Untungnya cedera ini tidak parah, tapi penting untuk menghormati waktu pemulihan,” ujar Marquez, dilansir Radar Jember dari laman Motosan.
“Target saya adalah kembali sebelum musim berakhir, tapi tanpa memaksakan diri melebihi rekomendasi dokter. Saya dan tim sudah mencapai tujuan utama kami musim ini, jadi prioritas sekarang adalah pulih 100 persen,” sambungnya.
Absen di Australia dan Malaysia
Ducati menyebut Marc Marquez akan absen di dua seri berikutnya, yakni MotoGP Australia di Phillip Island dan MotoGP Malaysia di Sepang.
Sang juara dunia diperkirakan baru akan kembali pada MotoGP Portugal di Portimao, November mendatang.
Meski belum ada pengumuman resmi, Ducati kemungkinan besar akan memanggil test rider mereka, Michele Pirro, untuk menggantikan Marquez sementara.
Karena belum ada wildcard yang dijalankan Pirro tahun ini akibat aturan konsesi baru.
Sikap Tenang Marquez dan Dukungan untuk Bezzecchi
Usai kejadian, Marquez menegaskan bahwa insiden dengan Bezzecchi adalah “murni kecelakaan balap”.
Ia pun meminta penggemarnya tidak menyalahkan Bezzecchi atas kejadian itu.
“Tidak ada yang melakukannya dengan sengaja. Tolong jangan ada perasaan negatif terhadap Marco,” tulisnya di media sosial.
Bezzecchi sendiri lolos dari cedera serius, namun akan menjalani investigasi steward saat tiba di Australia, pekan depan.
Cedera Baru Setelah Gelar ke-7
Ironisnya, cedera ini datang hanya seminggu setelah Marquez meraih gelar dunia ketujuh dan yang pertama dalam enam tahun, seusai menang di Motegi.
Musim 2025 sejatinya menjadi kisah kebangkitan Marquez dari masa kelam cedera lengan parah yang dialaminya pada 2020.
Kini, ia kembali harus berjuang melawan waktu—kali ini demi sembuh sepenuhnya sebelum akhir musim.
Editor : Imron Hidayatullahh