RADAR JEMBER - Upaya pencegahan penyakit jantung terus diperkuat di Kabupaten Lumajang melalui pendekatan deteksi dini dan peningkatan akses layanan kesehatan.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati saat menekankan penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi tantangan serius dalam bidang kesehatan.
Oleh karena itu, langkah preventif melalui deteksi dini dinilai menjadi strategi untuk menekan risiko yang lebih besar di kemudian hari.
“Melalui deteksi dini secara rutin, berbagai faktor risiko seperti hipertensi, diabetes melitus, obesitas, dan dislipidemia dapat segera ditemukan dan dikendalikan sebelum berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendekatan promotif dan preventif harus menjadi bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan, tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan sejak dini.
Lewat kegiatan bakti sosial kesehatan jantung menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga medis, dan organisasi profesi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung.
Selain itu, kegiatan ini juga memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan.
Sasarannya meliputi ibu hamil dengan resiko tinggi, bayi dan balita dengan gangguan tumbuh kembang, serta masyarakat dengan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Berbagai layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan ini, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga konsultasi medis.
Tidak hanya itu, pemeriksaan lanjutan seperti elektrokardiografi (EKG) dan ekokardiografi juga tersedia untuk mendeteksi gangguan jantung secara lebih akurat.
“Layanan ini menjadi langkah konkret dalam mendekatkan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat. Kami juga berupaya meningkatkan kapasitas layanan kesehatan daerah, termasuk melalui rencana pengembangan layanan kateterisasi jantung di RSUD dr. Haryoto.
Dengan hadirnya layanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh penanganan jantung secara lebih cepat dan tepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” pungkasnya. (son)
Editor : Adeapryanis