RADAR JEMBER - Selama ramadan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa di Lumajang makin diperketat.
Utamanya dalam proses pembelajaran keagamaan yang didorong untuk dikemas dalam kegiatan pondok ramadan.
Plt Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Lumajang Agik Gamar Wijaya menjelaskan, selama 3 hari siswa tingkat SD-SMP akan mendapatkan materi penguatan keagamaan yang dilakukan secara langsung.
Baik oleh tenaga pendidik di sekolah maupun guru keagamaan dari lingkungan luar sekolah.
Menurutnya, hal ini dilakukan dalam rangka penyempuraan pendidikan keagamaan selama ramadan.
Siswa diwajibkan mengikuti pembelajaran pondok ramadan di sekolah masing-masing.
“Bergantung sekolahnya mau dikemas seperti apa, yang terpenting pondok Ramadan harus diikuti semua siswa,” ucapnya.
Sekolah akan menjalankan kegiatan itu sesuai jadwal yang sudah ditetapkan olehDispendikbud Lumajang.
Siswa tinggal mengikuti pembelajaran keagaamaan yang sudah disediakan oleh pihak sekolah.
Harapannya, penguatan karakter agama bisa dipupuk sejak dini dengan memaksimalkan
waktu yang singkat selama bulan ramadan. “Memang kegiatannya rutin setiap bulan ramadan, makanya kita minta dimaksimalkan sebaik mungkin,” pungkasnya. (dea/son)
Editor : Adeapryanis