RADAR JEMBER - Aksi heroik Aiptu Susanto Kurniawan, anggota Polsek Ranuyoso patut diapresiasi.
Sebab, saat sedang tidak bertugas justru menemukan dua orang terduga maling. Sayangnya, ketika menangkap kedua pelaku malah mendapat luka sabet.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, mulanya, Aiptu Susanto bersama satu rekannya mendapati gelagat dua orang yang mencurigakan.
Saat dibuntuti dan dikejar, aksi keduanya ketahuan oleh terduga maling hingga terjadi aksi kejar-kejaran.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menjelaskan, saat kejar-kejaran itu, terduga pelaku menyerempet sepeda motor yang dikendarai oleh salah satu siswa SMK di Lumajang. Saat itu, terduga pelaku terjatuh dan langsung diteriaki maling oleh kedua anggota polisi yang mengejar.
“Dua anggota kita yang awalnya sedang berada di salah satu warung kopi, kemudian mendengar dan melihat dua orang yang mencurigakan yang diduga akan melakukan tidak pidana yang mengarah ke pencurian kendaraan bermotor. Mendengar itu keduanya langsung membuntuti dan mengejar,” katanya.
Menyadari dikejar oleh anggota polisi, terduga maling langsung melarikan diri.
Namun, siapa sangka di pertengahan jalan kedua terduga maling itu malah menyerempet siswa SMA yang pulang.
Setelah terjatuh, anggota polisi yang mau menangkap justu dihadiahi sabetan senjata tajam.
“Keduanya mengeluarkan sajam, sejenis celurit lalu melukai salah satu anggota kami. Sekarang satu anggota kami sudah dirawat di RSUD dr Haryoto. Ada luka sobek di bagian perut sebelah kiri, ada tiga sabetan. Di bagian perut cukup parah dan butuh perlakuan operasi,” pungkasnya. (son)
Editor : Adeapryanis