radarjember.id - Siapa sangka melihat selamatan desa dan HUT RI ke 80 di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian menjadi momen terakhir bertemu dengan keluarga.
Anik Mutmainah, 38 warga desa setempat tersebut meninggal dunia saat melihat karnaval sound horeg di desanya.
Informasinya, Anik meninggal sekitar pukul 22.00.
Saat tengah menonton, Anik tiba-tiba ambruk dan tidak sadarkan diri. Warga langsung membawa Anik ke RSUD Pasirian.
Sesampainya disana, Anik langsung dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga.
Kabar meninggalnya Anik itu langsung didengar oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati.
Bunda Indah sapaan akrabnya langsung mendatangi rumahnya, kemarin sore.
Kedatangannya untuk menyampaikan turut berbela sungkawa serta membawa sejumlah bantuan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
"Hari ini saya atas nama Pemkab takziah ke ibu Anik Mutmainah yang meninggal dunia tadi malam (Sabtu 02/08, Red). Kebetulan ada pawai karnaval desa," katanya.
Menurutnya, setelah mendengar kabar meninggalnya Anik ketika melihat karnaval sound horeg, pihaknya langsung mengecek sejumlah kelengkapan perizinan kegiatan selamatan desa itu.
"Saya menanyakan kepada beberapa pihak. Ke pak camat yang merupakan bagian perangkat kami di wilayah. Lalu pak camat menyampaikan bahwa karnaval ini sudah berizin, saya sudah mengknformasi ini ke kepolisian dan sudah berizin dan sudah sesuai SOP nya," jelasnya.
"Saya bertemu dengan keluarga, dan keluarga menerima dengan ikhlas dan ini sebagai bagian dari takdir," pungkasnya. (son)
Editor : Adeapryanis