radarjember.id - Sepekan mendekati hari H pencoblosan, beragam persiapan mulai dimatangkan. Terbaru, Bawaslu Lumajang mulai melakukan apel siaga untuk menegaskan 2.500 petugas pengawasan pilkada diharapkan segera memulai mitigasi potensi kerawanan.
Ribuan petugas tersebut terdiri dari petugas pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) yang tersebar di seluruh Lumajang. Apel itu tujuannya untuk mengecek kesiapan para petugas menjelang pelaksanaan pilkada serentak pada tanggal 27 November mendatang.
Baca Juga: Bawaslu Jatim Sesalkan Aksi Demo yang Berujung Pengrusakan Fasilitas Negara
Ketua Bawaslu Lumajang Lutfiati mengatakan, untuk mewujudkan Pemilu yang berintegritas, bersih, jujur dan adil, pihaknya menggelar apel siaga pemilihan serentak tahun 2024 di Stadion Semeru Lumajang. Apel ini merupakan salah satu rangkaian kesiapan.
“Persiapan pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan suara atau dikenal biasanya Putungsura pada pilkada serentak 2024 yang kurang beberapa hari lagi. Kita hadir disini sebagai wujud bahwa kita memiliki integritas penuh, selalu siap melakukan kerja pengawasan,” katanya.
Menurutnya, petugas PTPS merupakan ujung tombak pengawasan paling vital. Mereka merupakan garda terdepan pengawasan. Sehingga, harapannya dapat terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh stakeholder di wilayah masing-masing, manfaatkan teknologi dalam menjalankan tugas.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Ini Keputusan Farhan Halim di Kompetisi Proliga 2025
“Kita pastikan seluruh pengawas memiliki pemahaman regulasi yang mendalam tentang aturan seluruh tahapan. Sepulang apel siaga ini, segera lakukan koordinasi dan konsolidasi dengan stakeholder di wilayah masing-masing. Lakukan mitigasi potensi kerawanan,” pungkasnya (son/fid)
Editor : Adeapryanis