PASRUJAMBE, Radar Semeru - Memasuki Ramadan, harga sejumlah barang di pasar mengalami kenaikan. Kali ini giliran harga sayuran yang mulai naik.
Harganya bikin geleng-geleng kepala. Konsumen yang jarang membeli dalam jumlah banyak mulai sambat.
Wiwit Anhari, pembeli asal Pasrujambe, mengaku syok dengan hasil belanjaannya. Sebab, dia jarang membeli kebutuhan dapur di pasar.
Tak disangka, beberapa sayuran yang dibeli setelah ditotal hampir mencapai Rp 100 ribu.
Padahal yang dibeli termasuk kol, kacang panjang, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan tomat.
“Kaget, ya, dengan total hasil belanjaan. Padahal cuma beli ini aja, habisnya banyak. Belum lagi kebutuhan lainnya ikut naik semua,” ucapnya.
Selain itu, berdasarkan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Bahan Pokok (Siskaperbapo) terpantau kenaikan harga kol sejak 3 hari yang lalu.
Dari harga Rp 7.300 naik menjadi Rp 7.600 per kilogram.
Disusul harga buncis, tomat, dan bawang merah. Setelah sebelumnya harga cabai rawit merah naik terlebih dahulu.
Kondisi ini diduga karena pengaruh cuaca yang tak menentu. Sehingga memengaruhi hasil panen dan berdampak pada penjualan yang mengalami penurunan.
“Tiap hari pasti ada aja harga sayuran yang naik. Yang saat ini masih bertahan adalah cabai kondisinya sudah hampir sebulan,” pungkas Susanti, salah seorang pedagang. (dea/c2/fid)
Editor : Radar Digital