BACA JUGA : Dugaan Suap Mantan Kepala Bappeda Jatim, KPK Telusuri Aliran BKK Rp 4 M
Kemarin siang, kecelakaan tersebut melibatkan truk ekspedisi buah dengan mobil pikap. Laka lantas itu terjadi di Jalan Ranuyoso, tepatnya di Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso. Akibatnya, dua kendaraan mengalami ringsek dan masuk jurang sedalam lima meter.
Kecelakaan bermula ketika pikap yang dikemudikan Slamet Riyanto, warga Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, hendak belok dari arah Probolinggo. Mengetahui hal itu, kendaraan lain dari arah berlawanan menghentikan laju kendaraannya. Namun, truk ekspedisi buah yang dikemudikan Muhammad Roni, warga Desa/Kecamatan Kunir, justru mendahului kendaraan di depannya.
“Kendaraan pikap dari arah utara. Sementara truk bermuatan buah dan cabai dari selatan. Pikap ini mau menyeberang ke kanan dan masih menunggu. Tetapi, tiba-tiba ada truk dari arah selatan ke utara. Terjadilah kecelakaan dan kedua kendaraan itu masuk ke dalam jurang,” ujar Kapolsek Ranuyoso AKP Jauhar Ma’arif.
Kapolsek menjelaskan, penyebab utama laka lantas tersebut adalah ketidakhati-hatian pengemudi truk. Sebab, kendaraan di depan truk buah bernopol N 8116 YI tersebut sudah menghentikan laju kendaraan. Namun, Roni yang mendahului kendaraan tersebut dengan kecepatan tinggi tidak mengetahui pikap di depannya.
Dekatnya jarak keduanya menyebabkan Roni kaget. Karena tidak bisa menguasai kendaraan, terjadi tabrakan. Truk sempat terguling dan masuk ke dalam jurang. Sementara, pikap juga terperosok ke jurang.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pengemudi mengalami luka-luka. “Semuanya sudah dirujuk ke puskesmas dan mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.
Laka lantas itu juga menyebabkan kendaraan rusak berat. Sehingga sulit untuk dievakuasi. Oleh karena itu, pihaknya menerjunkan kendaraan derek agar kendaraan bisa ditarik dari jurang. Kemacetan jalur Lumajang–Probolinggo juga sempat terjadi beberapa jam.
Ma’arif menambahkan, kedua pihak mengalami kerugian materiel. Total kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Sebab, selain kedua kendaraan rusak, paket buah dan cabai yang rencananya dikirim ke luar kota itu juga rusak. (kin/c2/fid) Editor : Safitri